TENGGARONG, — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Rancangan Awal Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025 sebagai bagian dari penyusunan arah kebijakan dan strategi pembangunan infrastruktur daerah.
Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat utama Dinas PU Kukar, Senin (14/7/2025), dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta unsur teknis dari masing-masing bidang.
Dengan mengusung tema “Menuju Pembangunan Infrastruktur yang Lebih Terarah”, rapat ini menjadi tonggak awal bagi Dinas PU dalam merancang program kerja lima tahunan yang sesuai dengan visi pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menegaskan pentingnya penyusunan Renstra sebagai instrumen utama dalam mewujudkan infrastruktur yang tidak hanya merata, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Renstra ini bukan sekadar dokumen perencanaan, tapi peta jalan yang akan menentukan ke mana arah pembangunan infrastruktur Kukar ke depan,” ucap Wiyono kepada media usai memimpin rapat.
“Dan, Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar terukur, terencana, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Wiyono, tantangan pembangunan di Kukar ke depan semakin kompleks, terutama dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur dasar, aksesibilitas antar wilayah, dan penguatan konektivitas di wilayah pedalaman serta pesisir.
Oleh karena itu, penyusunan Renstra 2025 perlu mempertimbangkan dinamika kebutuhan masyarakat serta potensi daerah yang ada.
“Kami ingin pembangunan infrastruktur tidak lagi dilakukan secara sporadis, tapi berdasarkan perencanaan matang yang mendukung pertumbuhan ekonomi, ketahanan lingkungan, serta pemerataan pembangunan,” tegasnya.
Wiyono juga menekankan pentingnya sinergi antarbidang dalam Dinas PU, serta koordinasi lintas perangkat daerah agar perencanaan strategis ini dapat diimplementasikan secara efektif dan efisien.
Dalam paparannya, jajaran Dinas PU menyampaikan beberapa garis besar arah kebijakan yang menjadi prioritas dalam Renstra 2025, antara lain:
* Peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antarwilayah kecamatan dan desa.
* Penguatan sistem pengelolaan air bersih dan drainase kawasan padat penduduk.
* Pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian dan perikanan.
* Optimalisasi pemanfaatan teknologi dan data spasial dalam perencanaan proyek.
Wiyono menambahkan bahwa, Renstra ini juga akan menjadi dasar evaluasi kinerja organisasi dalam lima tahun ke depan, sehingga penting untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan sejak tahap awal.
“Kami mendorong agar proses penyusunan ini, tidak hanya bersifat internal, tapi juga membuka ruang konsultasi publik agar masyarakat turut memberikan masukan terhadap rencana strategis Dinas PU,” ujarnya.
Rapat rancangan awal ini menjadi bagian dari tahapan awal, sebelum dokumen Renstra difinalisasi dan diselaraskan dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kukar.
Dinas PU menargetkan dokumen akhir Renstra 2025 rampung pada triwulan ketiga tahun ini, untuk kemudian digunakan sebagai acuan utama dalam penyusunan program dan anggaran tahunan.
Wiyono menyampaikan harapannya agar seluruh jajaran Dinas PU memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan transformasi infrastruktur yang adaptif, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan publik.
“Dengan perencanaan yang terarah, Kita tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun peradaban, dan infrastruktur yang baik adalah fondasi bagi kemajuan Kukar,” tutupnya. (Adv-DPU Kukar)














