Samarinda – Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna meningkatkan efektivitas program pemerintah. Evaluasi ini bertujuan untuk mengatasi kendala yang menghambat penyerapan anggaran serta memastikan program berjalan sesuai target. DPRD berencana memanggil OPD dan mitra kerja dalam dua minggu ke depan guna mengevaluasi capaian tahun 2024.
“Kami ingin mengetahui sejauh mana program yang sudah berjalan, apa saja kendalanya, dan apa yang belum terlaksana,” ujar Iswandi. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi berkala setiap tiga bulan untuk mencegah keterlambatan dan permasalahan yang berlarut-larut. Menurutnya, OPD harus memiliki perencanaan matang serta mekanisme pengawasan yang jelas agar kendala dapat segera diatasi.
Selain efektivitas program, DPRD Samarinda juga menyoroti transparansi dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Iswandi menilai masih ada potensi kebocoran pendapatan yang dapat ditekan jika OPD bekerja lebih transparan dan akuntabel. “Kami melihat masih ada kebocoran PAD yang seharusnya bisa diatasi jika OPD bekerja lebih transparan dan optimal,” tegasnya.
Komisi II juga meminta Pemkot Samarinda segera memberikan laporan terkait perubahan anggaran, terutama untuk program bantuan pendidikan. DPRD ingin memastikan bahwa alokasi dana sesuai dengan rencana awal agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Evaluasi ini diharapkan tidak hanya berdampak pada optimalisasi program pemerintah, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran daerah. Dengan sistem pengawasan yang lebih ketat, DPRD optimistis kinerja OPD Samarinda bisa lebih maksimal dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. (ADV)













