SANGATTA – Perayaan HUT ke-25 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun 2024 tidak hanya melibatkan pemerintah, tetapi juga masyarakat dan sektor swasta. Berbagai acara, mulai dari lomba olahraga rakyat, jalan sehat, aneka hiburan hingga pameran pembangunan, dirancang untuk mempererat kebersamaan antar elemen daerah.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Kutim, Poniso Suryo Renggono, menjelaskan pentingnya peran semua pihak dalam menyukseskan perayaan ini. Acara puncak, yang akan dibuka oleh Pjs Bupati Agus Heru Kesuma, diharapkan menjadi momen bagi seluruh elemen masyarakat untuk merayakan dan merajut semangat kebersamaan.
Poniso mengatakan HUT ke-25 Kutim melibat sejumlah unsur, termasuk Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sektor swasta dan UMKM. Dia mengatakan kegiatan perayaan dikoordinir oleh Bagian Pemerintahan Sekretariat Kabupaten. Sedangkan pamerang pembangunan dikoordinir oleh Dinas Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMD-PTSP) dengan melibatkan perusahaan pertambangan, perkebunan, serta pelaku usaha lokal.
“Kami telah menyiapkan berbagai kegiatan dengan pembukaan oleh Pjs Bupati Agus Heru Kesuma. Rangkaian acara akan di tutup sama hiburan rakyat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten,” ujar Poniso.
Menurut Poniso, pameran pembangunan menjadi sorotan dalam HUT kali ini. Pameran ini diharapkan menjadi momentum bagi semua pihak, termasuk perusahaan untuk menunjukkan kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah.
“Kami berharap seluruh perusahaan, baik dari sektor pertambangan maupun perkebunan, berpartisipasi dalam pameran ini. Ini kesempatan bagi mereka untuk memperlihatkan bagaimana mereka berkontribusi bagi masyarakat Kutai Timur,” tambah Poniso.
Untuk berpartisipasi dalam pameran, perusahaan dan Perangkat Daerah (PD) diwajibkan membayar biaya partisipasi sebesar Rp 15 juta. Sementara bagi UMKM dikenakan biaya sebesar Rp 1,5 juta. Sedangkan pedagang kaki lima, tidak dipungut biaya pendaftaran sama sekali.
“Kebijakan partisipasi ini merupakan instruksi dari Pjs Bupati Agus Heru Kesuma, dan sebelumnya telah disampaikan oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman sebelum beliau cuti. Ini adalah bentuk akuntabilitas kami kepada masyarakat, agar mereka dapat melihat langsung hasil-hasil pembangunan yang telah kami lakukan,” tegas Poniso.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PMD-PTSP Muhammad Yani, mengungkapkan persiapan untuk pameran pembangunan HUT ke-25 Kutim telah memasuki tahap akhir. Dia memastikan pelaksanaan pameran akan diatur oleh Event Organizer (EO).
“Pendaftaran bisa dilakukan melalui EO yang telah ditunjuk. Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi Erni PPTK di kantor DPMD-PTSP, Pusat Perkantoran Bukit Pelangi,” ujar Yani. (*)













