Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kurang Bahan Baku, Samarinda Genjot Skema Aglomerasi untuk PSEL

Zahara by Zahara
16 April, 2026
in Kaltim
0
Kurang Bahan Baku, Samarinda Genjot Skema Aglomerasi untuk PSEL

Foto : Basuni Plh. Kadis DLH Sanarinda.

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mendorong inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan melalui percepatan persiapan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Proyek ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang atas persoalan sampah perkotaan, sekaligus mendukung transisi menuju energi terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.

Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Basuni, mengungkapkan bahwa progres terbaru telah memasuki tahap penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
“Terakhir yang saya ketahui, progresnya sudah penandatanganan MoU. Minggu lalu di Jakarta, Plt Kadis DLH telah menandatangani kerja sama terkait pengelolaan sampah menjadi energi listrik,” ujarnya, Kamis (16/4/2026)

Meski demikian, Basuni menekankan bahwa realisasi proyek tersebut masih menghadapi sejumlah prasyarat teknis yang harus dipenuhi. Salah satu yang paling krusial adalah ketersediaan pasokan sampah minimal 1.000 ton per hari sebagai bahan baku utama.

“Secara misi ini sangat baik. Kalau sampah bisa diubah menjadi energi listrik, maka persoalan sampah bisa tuntas. Berbeda dengan sistem sanitary landfill saat ini, sampah masih tersisa. Kalau PSEL, sampah bisa habis,” jelasnya.

Saat ini, volume sampah di Samarinda baru mencapai sekitar 600 ton per hari. Artinya, terdapat selisih signifikan yang harus dipenuhi agar proyek dapat berjalan optimal.

“Kita masih kekurangan. Maka salah satu opsi adalah kerja sama dengan daerah lain, seperti Kutai Kartanegara atau Balikpapan. Ini sedang dibicarakan mana yang paling efektif,” tambah Basuni.

Pemkot Samarinda sendiri kini mulai mengarah pada skema pengembangan berbasis aglomerasi atau kerja sama lintas daerah. Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) disebut sebagai mitra potensial untuk membantu memenuhi kebutuhan pasokan sampah tersebut.

Di sisi lain, Basuni mengakui bahwa pembahasan spesifik terkait proyek PSEL bersama DPRD Samarinda belum dilakukan. Namun, isu pengelolaan sampah secara umum telah menjadi bagian dari diskusi yang berkembang.

“Kalau pembahasan khusus kerja sama ini memang belum. Tapi ke depan tentu akan dibicarakan, karena ada kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi oleh Pemkot. Wali Kota nantinya juga perlu membahas ini dengan DPRD,” katanya.

Ia menambahkan, proyek PSEL tidak hanya soal teknologi, tetapi juga menyangkut kesiapan pendanaan, skema kerja sama, serta komitmen kedua belah pihak. Karena itu, waktu pelaksanaan belum dapat dipastikan.

“Ini kerja sama, jadi tergantung kesiapan masing-masing pihak, baik dari sisi teknis, pendanaan, maupun teknologi. Tapi tentu harapannya, semakin cepat terealisasi, semakin baik untuk Samarinda,” tutupnya.

Dengan berbagai tantangan yang ada, proyek PSEL menjadi taruhan besar bagi Samarinda dalam mengubah paradigma pengelolaan sampah—dari sekadar pembuangan menjadi sumber energi yang bernilai ekonomis dan berkelanjutan. (Mujahid)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 122
Previous Post

DLH Kaltim Dorong Pemkot Samarinda Intens Koordinasi ke Kementerian

Next Post

28 Faskes di Samarinda Kini Berstatus BLUD, Labkesda Raih Predikat Terbaik Nasional

Zahara

Zahara

Next Post
28 Faskes di Samarinda Kini Berstatus BLUD, Labkesda Raih Predikat Terbaik Nasional

28 Faskes di Samarinda Kini Berstatus BLUD, Labkesda Raih Predikat Terbaik Nasional

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Hearing dengan Disnaker, Komisi IV DPRD Kota Samarinda Soroti Perlindungan Pekerja Rentan dan Keluhan BPJS Ketenagakerjaan

Hearing dengan Disnaker, Komisi IV DPRD Kota Samarinda Soroti Perlindungan Pekerja Rentan dan Keluhan BPJS Ketenagakerjaan

8 Juli, 2026
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Disnaker Perkuat Program untuk Menekan Pengangguran pada 2027

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Disnaker Perkuat Program untuk Menekan Pengangguran pada 2027

8 Juli, 2026
Komisi III DPRD Samarinda Soroti Efektivitas Insinerator, Minta DLH Benahi Sistem Pendukung

Komisi III DPRD Samarinda Soroti Efektivitas Insinerator, Minta DLH Benahi Sistem Pendukung

8 Juli, 2026
Komisi III DPRD Samarinda Evaluasi DLH, Pemeliharaan RTH hingga Pengawasan IPAL Jadi Sorotan

Komisi III DPRD Samarinda Evaluasi DLH, Pemeliharaan RTH hingga Pengawasan IPAL Jadi Sorotan

8 Juli, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Hearing dengan Disnaker, Komisi IV DPRD Kota Samarinda Soroti Perlindungan Pekerja Rentan dan Keluhan BPJS Ketenagakerjaan

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Disnaker Perkuat Program untuk Menekan Pengangguran pada 2027

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.