Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pemprov Kaltim Berpotensi Pangkas Kamus Usulan RKPD 2027 Jadi 25 Program, Baharuddin Demmu : Banyak Aspirasi Masyarakat Tak Terakomodir

Zahara by Zahara
9 Maret, 2026
in Kaltim
0
Pemprov Kaltim Berpotensi Pangkas Kamus Usulan RKPD 2027 Jadi 25 Program, Baharuddin Demmu : Banyak Aspirasi Masyarakat Tak Terakomodir

Foto : Baharuddin Demmu Anggota DPRD Kaltim sekaligus Anggota Pansus Pokir DPRD Kaltim Tahun 2027.

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Pembahasan kesepakatan kamus usulan aspirasi masyarakat untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 antara DPRD Kalimantan Timur dan Pemerintah Provinsi Kaltim menemui jalan buntu. Kebuntuan tersebut terjadi akibat perbedaan pandangan terkait jumlah program aspirasi masyarakat yang dapat diakomodasi dalam kamus usulan tersebut.

Anggota Panitia Khusus (Pansus) Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kaltim Tahun 2027, Baharuddin Demmu, menyebut hingga saat ini Pansus Pokir belum mencapai kesepakatan dengan Pemprov Kaltim.

“Sampai saat ini kami Pansus Pokir belum bersepekat dengan Pemprov Kaltim, karena hasil kerja Pansus Pokir DPRD Kaltim ini kan melahirkan kamus usulan yang jumlah Belanja Langsung (BL) itu mencapai 97 dari total 160 program,” ujarnya, Senin, (9/3/2026)

Menurut Demmu, permasalahan muncul ketika Pemprov Kaltim melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) hanya bersedia mengakomodasi 25 program dari total usulan yang diajukan DPRD.

“Nah tiba-tiba Pemprov ini melalui Bappeda hanya mau mengakomodir 25. Nah kami juga sampai hari ini belum bersepakat dengan Pemprov, karena jika hanya 25 item yang diakomodir dalam kamus usulan, banyak usulan dari rakyat hasil reses itu tidak terakomodir,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menyulitkan anggota DPRD dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang selama ini dihimpun melalui kegiatan reses.

“Apabila usulan rakyat itu tidak terakomodir dalam bentuk kamus usulan, pasti kita tidak bisa membantu. Nah itu yang berbahaya bagi kita anggota DPRD,” tegasnya.

Secara keseluruhan, terdapat 160 program yang masuk dalam kamus usulan Pansus Pokir DPRD Kaltim untuk RKPD 2027. Namun jika pemerintah daerah hanya menyetujui 25 program, maka ruang bagi DPRD untuk menyalurkan aspirasi masyarakat dinilai akan sangat terbatas.

“Kalau pemerintah hanya mau mengakomodir sebanyak 25, kita tidak bisa menerima itu. Karena jika hanya 25 item itu berarti kita tidak bisa mengakses sisanya yang 160 program itu melalui pokir. Nah itu sangat membatasi anggota DPRD Kaltim untuk menyalurkan aspirasi rakyat,” jelas Demmu.

Ia juga menyebut sejumlah sektor yang terdampak apabila usulan tersebut tidak dimasukkan dalam kamus usulan, di antaranya sektor peternakan, perikanan, hingga penguatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Demmu menjelaskan, pembatasan jumlah program tersebut berkaitan dengan instruksi gubernur yang hanya memperbolehkan pengakomodasian usulan pada sektor-sektor tertentu yang dianggap sebagai program prioritas.

“Nah kalau dilihat, 25 usulan yang ingin diakomodir Pemprov Kaltim dalam kamus usulan itu lebih banyak berfokus pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” katanya.

Akibat penyempitan fokus tersebut, jumlah program yang sebelumnya mencapai ratusan akhirnya mengerucut menjadi 25 item. Kondisi ini yang hingga kini masih belum disepakati oleh DPRD Kaltim.

“Jadi poin itu mengerucut jadi 25 kamus usulan. Nah itu yang kami belum sepakat. Kalau seperti itu buat apa dibuat Pansus Pokir kemarin, harusnya Pemprov saja yang bikin kalau seperti itu,” pungkasnya. (Mujahid)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 136
Previous Post

Pansus Pokir DPRD Kaltim Koordinasi dengan Pemprov, 160 Program Kamus Usulan 2027 Masih Berpotensi Mengerucut

Next Post

TAGUPP Kaltim Tuai Polemik, Sri Wahyuni: DKI Jakarta Honornya Lebih Tinggi

Zahara

Zahara

Next Post
TAGUPP Kaltim Tuai Polemik, Sri Wahyuni: DKI Jakarta Honornya Lebih Tinggi

TAGUPP Kaltim Tuai Polemik, Sri Wahyuni: DKI Jakarta Honornya Lebih Tinggi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

DPRD Samarinda Minta Potensi PAD Parkir dan Reklame Dioptimalkan

DPRD Samarinda Minta Potensi PAD Parkir dan Reklame Dioptimalkan

11 Juli, 2026
Rusdi Nilai Pariwisata Samarinda Butuh Inovasi dan Dukungan Anggaran Lebih Besar

Rusdi Nilai Pariwisata Samarinda Butuh Inovasi dan Dukungan Anggaran Lebih Besar

11 Juli, 2026
Rusdi: Pemadaman Listrik Berkepanjangan Ancam Aktivitas Ekonomi Samarinda

Rusdi: Pemadaman Listrik Berkepanjangan Ancam Aktivitas Ekonomi Samarinda

11 Juli, 2026
Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Dugaan Celah Manipulasi KK dalam SPMB 2026

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Dugaan Celah Manipulasi KK dalam SPMB 2026

10 Juli, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

DPRD Samarinda Minta Potensi PAD Parkir dan Reklame Dioptimalkan

Rusdi Nilai Pariwisata Samarinda Butuh Inovasi dan Dukungan Anggaran Lebih Besar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.