Samarinda – Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis, menyoroti persoalan krusial yang dihadapi petani di kawasan Betapus, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Keluhan utama warga berpusat pada rusaknya jalur irigasi dari Bendungan Benanga yang selama ini menjadi salah satu pengairan sawah.
Sorotan tersebut muncul saat Ananda berdialog langsung dengan para petani pada Jumat (17/4/2026). Dalam pertemuan itu, salah satu petani bernama Satiran, menyampaikan kondisi irigasi yang dinilai telah mengalami kerusakan selama puluhan tahun.
“Petani, khususnya Pak Satiran, mengeluhkan terkait air atau irigasi. Waduk Benanga Lempake yang sudah lama itu, aliran jalur irigasinya banyak yang rusak,” ujar Ananda.
Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung pada produktivitas pertanian warga. Ia menekankan perlunya perhatian serius dari pemerintah untuk segera melakukan rehabilitasi jaringan irigasi Bendungan Benanga.
“Perlu ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jalur irigasi bendungan ini agar bisa kembali mengairi sawah warga di Betapus,” tegasnya.
Lebih jauh, Ananda mengungkapkan bahwa kawasan Betapus di Kelurahan Lempake memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas, mencapai hingga sekitar 250 hektare.
“Lahannya terdiri dari lahan basah maupun kering. Potensi ini harus didukung dengan infrastruktur memadai agar mampu meningkatkan hasil produksi,” bebernya.
Ia juga menyoroti perbandingan hasil panen petani setempat yang masih tertinggal dibandingkan daerah lain. Saat ini, petani di Betapus rata-rata menghasilkan 4–5 ton per panen, sementara di wilayah Jawa bisa mencapai 6–8 ton.
“Ini menunjukkan ada gap yang harus kita kejar. Artinya, perlu ada program bantuan, baik dari sisi infrastruktur maupun pendampingan, agar hasil panen petani bisa meningkat,” jelasnya.
Ananda berharap, dengan adanya perhatian dan intervensi pemerintah, potensi pertanian di kawasan tersebut dapat dioptimalkan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani yang selama ini bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber utama penghidupan. (Mujahid)













