Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Swasembada Pangan Dinilai Gagal jika Tak Ditopang Data Wilayah dan Penyuluh yang Aktif

Zahara by Zahara
25 Juli, 2025
in Advedtorial, DPRD Kaltim
0
Swasembada Pangan Dinilai Gagal jika Tak Ditopang Data Wilayah dan Penyuluh yang Aktif

Foto: Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Wacana besar untuk menjadikan Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai lumbung pangan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai belum memiliki fondasi yang kuat.

Salah satu titik lemah yang mencuat adalah minimnya pendekatan berbasis wilayah dan lemahnya kehadiran penyuluh pertanian di lapangan.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa program swasembada pangan selama ini terlalu seragam dan seringkali lepas dari konteks geografis serta karakter pertanian lokal.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sektor pangan tidak bisa ditentukan hanya dengan distribusi alat dan bantuan bibit.

“Kondisi lahan di setiap kabupaten itu unik. Tanpa data spesifik dan pemahaman teknis di tingkat tapak, kebijakan pangan hanya akan menjadi proyek rutin yang tak berdampak nyata,” ujarnya, Jum’at (25/7/2025).

Menurut Guntur, peran penyuluh pertanian seharusnya menjadi ujung tombak transformasi pertanian daerah. Namun kenyataannya, banyak wilayah di Kaltim yang nyaris tak tersentuh oleh penyuluh secara aktif dan berkelanjutan.

Ia menilai penyuluh tak hanya bertugas sebagai penghubung antara petani dan pemerintah, tetapi juga sebagai pendamping teknis yang memahami kondisi lahan, jenis komoditas yang sesuai, serta pola tanam yang efektif.

“Kalau hanya kirim pupuk dan alat tanpa tahu tanahnya bagaimana, ya sama saja buang anggaran. Pendekatan kita harus ilmiah, bukan sekadar administratif,” tegasnya.

Masalah lain yang turut disorot Guntur adalah model distribusi alat mesin pertanian yang masih terpusat dan minim evaluasi kebutuhan. Menurutnya, pola top-down dalam pembagian alat kerap tidak relevan dengan kondisi petani di lapangan.

“Pemerintah harus berhenti menebak-nebak kebutuhan petani dari balik meja. Semuanya harus berbasis pemetaan apa yang benar-benar dibutuhkan petani di satu wilayah, itulah yang disiapkan,” katanya.

Guntur juga menyoroti tantangan regenerasi petani yang menjadi perhatian nasional. Meski ia melihat adanya geliat minat dari generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian, semangat ini bisa padam jika tidak dibarengi fasilitas yang modern dan teknologi yang mendukung.

“Anak-anak muda sekarang tidak bisa dipaksa bertani dengan cara konvensional. Kalau ingin melibatkan mereka, kita harus hadirkan pertanian yang masuk akal secara teknologi dan layak secara ekonomi,” tuturnya.

Lebih jauh, Guntur mendesak pemerintah provinsi untuk mulai menata ulang strategi pertanian dari hulu, terutama dengan memprioritaskan pembenahan data, sistem pendampingan teknis, serta alokasi sarana produksi yang benar-benar sesuai kebutuhan riil di lapangan.

“Jika Kaltim serius ingin menyuplai kebutuhan pangan IKN, maka tidak ada cara lain selain membenahi ekosistem dari bawah. Swasembada tidak akan pernah tercapai tanpa data, penyuluh aktif, dan kebijakan yang mendengarkan petani,” tandasnya. (Adv DPRD Kaltim)

Penulis NA

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 183
Previous Post

Potensi Ekonomi Jalur Alternatif Tenggarong–Samarinda, DPRD Kaltim Desak Pemerintah Segera Bertindak

Next Post

AMAK Kaltim Gelar Aksi Protes di Kantor Gubernur, Soroti Dugaan KKN di Lingkungan Pemprov

Zahara

Zahara

Next Post
AMAK Kaltim Gelar Aksi Protes di Kantor Gubernur, Soroti Dugaan KKN di Lingkungan Pemprov

AMAK Kaltim Gelar Aksi Protes di Kantor Gubernur, Soroti Dugaan KKN di Lingkungan Pemprov

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Lewat Pengurus Ranting, PAC PDIP Sungai Pinang Fokus Kawal Persoalan Pendidikan dan Kesehatan

Lewat Pengurus Ranting, PAC PDIP Sungai Pinang Fokus Kawal Persoalan Pendidikan dan Kesehatan

17 Mei, 2026
PAC PDIP Sungai Pinang Rampungkan Musyawarah Ranting Lima Kelurahan

PAC PDIP Sungai Pinang Rampungkan Musyawarah Ranting Lima Kelurahan

17 Mei, 2026
Samri Soroti Menjamurnya Reklame Tak Tertata, Dukung Zona Khusus Segera Diterapkan

Samri Soroti Menjamurnya Reklame Tak Tertata, Dukung Zona Khusus Segera Diterapkan

16 Mei, 2026
Nestapa Narasi Forest City: Dugaan Aktivitas Jetty Ilegal Menunggu Ketegasan OIKN

Nestapa Narasi Forest City: Dugaan Aktivitas Jetty Ilegal Menunggu Ketegasan OIKN

14 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Lewat Pengurus Ranting, PAC PDIP Sungai Pinang Fokus Kawal Persoalan Pendidikan dan Kesehatan

PAC PDIP Sungai Pinang Rampungkan Musyawarah Ranting Lima Kelurahan

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.