Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

TBC Masih Menghantui Kaltim, Kegagalan Pendampingan Jadi Titik Lemah Penanganan

Zahara by Zahara
26 Juli, 2025
in Advedtorial, DPRD Kaltim
0
TBC Masih Menghantui Kaltim, Kegagalan Pendampingan Jadi Titik Lemah Penanganan

Foto : Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Di tengah kemajuan infrastruktur dan layanan kesehatan di Kalimantan Timur (Kaltim), ancaman tuberkulosis (TBC) masih belum mampu ditekan secara optimal.

Salah satu persoalan krusial yang muncul bukan terletak pada ketersediaan obat atau fasilitas medis, melainkan gagalnya sistem pendampingan pasien selama masa terapi.

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan serius dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, yang menilai bahwa pendekatan medis semata terbukti tidak cukup. Kegagalan pasien menyelesaikan pengobatan TBC lebih disebabkan oleh minimnya dukungan sosial, edukasi, dan pendampingan harian, bukan karena keterbatasan obat.

“Banyak pasien berhenti bukan karena obat tidak tersedia, tapi karena tidak ada yang mendampingi. Rasa bosan, kurang informasi, dan stigma membuat mereka menyerah di tengah jalan,” ujar Andi, Sabtu (26/7/25).

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kaltim, hingga April 2025 tercatat 3.356 kasus TBC, namun hanya 77,15 persen pasien yang berhasil menyelesaikan terapi. Sebanyak 286 pasien memilih berhenti, dan lebih dari 150 meninggal dunia sebelum tuntas menjalani pengobatan.

Yang mengejutkan, kota-kota besar seperti Samarinda dan Balikpapan justru menunjukkan rasio kesembuhan di bawah 78 persen, jauh tertinggal dari daerah dengan jumlah kasus lebih kecil seperti Berau dan Mahakam Ulu, yang mampu mencapai 90 persen tingkat keberhasilan terapi (TSR).

Fenomena ini memperlihatkan bahwa keberhasilan terapi sangat ditentukan oleh lingkungan sosial yang mendukung, bukan semata layanan medis.

“Ketika pasien merasa tidak sendirian, peluang mereka untuk sembuh lebih besar. Di daerah yang capaian TSR-nya tinggi, kita lihat peran komunitas lebih kuat,” kata Andi.

Ia menegaskan bahwa pendampingan aktif dari kader desa, keluarga, hingga posyandu dewasa harus menjadi garda terdepan dalam memastikan pasien patuh menjalani pengobatan yang berlangsung minimal enam bulan. Tanpa itu, upaya pemerintah akan selalu tertinggal.

Komisi IV DPRD Kaltim mendorong perubahan strategi penanganan TBC, dengan fokus pada penguatan edukasi berbasis keluarga, pemberian insentif bagi pendamping pasien, serta bantuan logistik dan transportasi, terutama bagi pasien di daerah terpencil.

“Pasien yang gagal terapi bisa menjadi sumber penyebaran TBC yang lebih kuat dan kebal terhadap obat. Artinya, kita harus bergerak dari sekadar mengobati menjadi mencegah secara kolektif,” tegasnya.

Ia juga mengkritisi pemanfaatan skema zonasi TBC yang saat ini dianggap hanya sebagai peta pasif. Menurutnya, peta zonasi harus menjadi alat kebijakan distribusi sumber daya, termasuk penyebaran tenaga pendamping, logistik, dan edukasi berbasis komunitas.

“Ini bukan cuma urusan medis, ini urusan sosial yang harus dijawab bersama-sama. Aktifkan kembali posyandu dewasa, libatkan tokoh masyarakat, dan pastikan pasien merasa didukung,” tutup Andi.(ADV DiskominfoKaltim)

Penulis : NA

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 180
Previous Post

Abrasi dan Jalan Rusak Ancam Maratua, DPRD Kaltim Desak Pemerintah Prioritaskan Wilayah Perbatasan

Next Post

Dorongan Profesionalisme di Tubuh BUMD Kaltim, Bukan Sekadar Menghindari Ketergantungan APBD

Zahara

Zahara

Next Post
Dorongan Profesionalisme di Tubuh BUMD Kaltim, Bukan Sekadar Menghindari Ketergantungan APBD

Dorongan Profesionalisme di Tubuh BUMD Kaltim, Bukan Sekadar Menghindari Ketergantungan APBD

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Lewat Pengurus Ranting, PAC PDIP Sungai Pinang Fokus Kawal Persoalan Pendidikan dan Kesehatan

Lewat Pengurus Ranting, PAC PDIP Sungai Pinang Fokus Kawal Persoalan Pendidikan dan Kesehatan

17 Mei, 2026
PAC PDIP Sungai Pinang Rampungkan Musyawarah Ranting Lima Kelurahan

PAC PDIP Sungai Pinang Rampungkan Musyawarah Ranting Lima Kelurahan

17 Mei, 2026
Samri Soroti Menjamurnya Reklame Tak Tertata, Dukung Zona Khusus Segera Diterapkan

Samri Soroti Menjamurnya Reklame Tak Tertata, Dukung Zona Khusus Segera Diterapkan

16 Mei, 2026
Nestapa Narasi Forest City: Dugaan Aktivitas Jetty Ilegal Menunggu Ketegasan OIKN

Nestapa Narasi Forest City: Dugaan Aktivitas Jetty Ilegal Menunggu Ketegasan OIKN

14 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Lewat Pengurus Ranting, PAC PDIP Sungai Pinang Fokus Kawal Persoalan Pendidikan dan Kesehatan

PAC PDIP Sungai Pinang Rampungkan Musyawarah Ranting Lima Kelurahan

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.