Selama masa reses sepekan, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur dari Dapil Samarinda, Ananda Emira Moeis, menerima berbagai aspirasi dari masyarakat. Salah satu isu utama yang paling banyak disuarakan oleh warga adalah terkait dengan masalah infrastruktur kota Samarinda, terutama fasilitas publik yang mendukung aktivitas sehari-hari.
Ananda mencatat ada empat masalah besar yang menjadi keluhan utama warga, yaitu lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang kurang memadai, drainase yang buruk, kondisi jalan yang rusak, serta kebutuhan air bersih yang masih belum terpenuhi secara optimal. Meski perbaikan infrastruktur sudah dilaksanakan secara bertahap setiap tahunnya, Ananda menegaskan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar fasilitas-fasilitas tersebut dapat berfungsi dengan lebih baik.
“Kami memahami bahwa perbaikan infrastruktur tidak bisa dilakukan secara instan. Peningkatan terus-menerus sangat dibutuhkan agar kebutuhan masyarakat bisa lebih baik lagi terakomodasi,” ujar Ananda, Selasa (19/11/24).
Politisi PDI Perjuangan ini juga memberikan penghargaan kepada masyarakat Samarinda yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kemajuan kota. Menurut Ananda, warga tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi, melainkan juga turut peduli dengan perbaikan dan perkembangan kota mereka.
“Saya sangat bangga dengan warga Samarinda, mereka selalu memperhatikan kemajuan kota ini dan saling mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama. Ini adalah nilai luar biasa yang perlu terus kita jaga,” lanjutnya.
Sebagai langkah nyata dalam menanggapi aspirasi tersebut, Ananda berjanji untuk terus memperjuangkan masalah infrastruktur yang ada kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Ia menyatakan akan mendorong adanya penambahan anggaran bantuan keuangan (bankeu) dari Pemprov Kaltim serta memperkuat kerja sama antara pemerintah provinsi dan Pemkot Samarinda untuk mempercepat penyelesaian masalah infrastruktur yang belum tuntas.
“Kolaborasi antara Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda sangat penting agar pembangunan bisa lebih cepat dan tepat sasaran. Kami akan terus mendorong agar masalah infrastruktur dapat segera diatasi,” pungkas Ananda. (ADV)













