SANGATTA – Letkol Czi Zainal Abidin resmi memegang tongkat komando sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0909/KTM. Namun, sebelum resmi dilantik, pria yang akrab disapa Zainal itu telah lebih dulu turun ke lapangan untuk mengenal wilayah dan dinamika Kutai Timur (Kutim).
Wilayah Kutim yang membentang hingga sekitar 35.000 kilometer persegi menjadi tantangan tersendiri bagi seorang pemimpin. Karena itu, Zainal tidak ingin menjalankan tugas hanya dari balik meja. Alumni Akademi Militer 2006 tersebut telah menyambangi 18 kecamatan untuk bertemu langsung dengan para Babinsa yang menjadi ujung tombak satuan di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi sekaligus persoalan yang dihadapi anggota dalam menjalankan tugas. “Saya ingin memahami dinamika dan kesulitan yang dihadapi anggota di lapangan,” ujar Zainal dalam acara pisah sambut belum lama ini.
Menurutnya, melihat kondisi secara langsung akan membantu menentukan hal-hal yang perlu dibenahi maupun dipertahankan. Pengalaman panjang selama bertugas di berbagai wilayah turut membentuk karakter kepemimpinannya.
Zainal, yang berasal dari Bojonegoro, pernah menjalani penugasan selama sembilan tahun di Ambon. Pengalaman tersebut membuat gaya komunikasinya cenderung tegas. Meski demikian, ia menilai ketegasan dalam menjalankan kedinasan tidak seharusnya menghilangkan hubungan kekeluargaan.
“Jika saya marah, itu bukan kemarahan pribadi, melainkan demi kedinasan dan agar tugas berjalan tepat sasaran. Di luar itu, saya ingin kita berjalan secara kekeluargaan,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya meninggalkan hubungan baik dengan anggota maupun lingkungan tempat bertugas. Baginya, keberhasilan seorang prajurit bukan hanya diukur dari pelaksanaan tugas, tetapi juga dari hubungan yang tetap terjaga setelah berpindah penugasan.
Kini, dengan latar belakang korps Zeni, Zainal siap melanjutkan sejumlah program di Kutim, termasuk mengawal pembangunan strategis dan rencana pembangunan kantor Makodim baru. Ia menegaskan kesiapannya untuk “tancap gas” menjalankan tugas di Bumi Etam.ADV/prokopim/Kutim













