Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

BOSDA Rp1–1,5 Juta per Siswa di Kutim Dinilai Tepat, DPRD Kaltim Soroti Akurasi Data dan Evaluasi Program

Zahara by Zahara
22 Juli, 2025
in Advedtorial, DPRD Kaltim
0
BOSDA Rp1–1,5 Juta per Siswa di Kutim Dinilai Tepat, DPRD Kaltim Soroti Akurasi Data dan Evaluasi Program

Foto : Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agusriansyah

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam mendekatkan akses pendidikan dasar kepada masyarakat diwujudkan melalui penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang dialokasikan secara langsung ke siswa, yakni Rp1 juta untuk jenjang SD dan Rp1,5 juta untuk SMP.

Kebijakan ini menjadi langkah konkret untuk mengatasi persoalan biaya pendidikan yang kerap menjadi penghambat keberlanjutan sekolah, terutama di wilayah-wilayah yang tergolong 3T (terdepan, terpencil, tertinggal).

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agusriansyah Ridwan, mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan sejak usia dasar.

“Nilainya sudah ditetapkan per siswa dan terpisah dari bantuan seragam. Ini bukan sekadar peningkatan anggaran, tapi bentuk intervensi langsung yang lebih terukur,” jelasnya, Selasa (22/7/25).

Menurutnya, penetapan angka yang pasti dalam BOSDA tidak hanya memudahkan sekolah dalam menyusun rencana tahunan, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk menekan angka putus sekolah akibat beban biaya non-SPP.

Agusriansyah juga menilai bahwa BOSDA di Kutim melengkapi program GratisPol dari Pemprov Kaltim yang menyasar jenjang pendidikan menengah dan tinggi.

Kolaborasi program daerah dan provinsi ini, jika berjalan seimbang, dapat menciptakan jaring pengaman pendidikan dari dasar hingga jenjang atas.

“Dua skema ini saling menopang. BOSDA kuat di pendidikan dasar, GratisPol menopang di jenjang atas. Kalau dikelola dengan baik, angka putus sekolah bisa ditekan dari hulu ke hilir,” tambahnya.

Namun demikian, Agusriansyah mengingatkan pentingnya validitas data penerima agar program BOSDA berjalan tepat sasaran.

Ia mendorong Pemkab Kutim bersama dinas pendidikan dan sekolah melakukan pembaruan sistem pendataan siswa secara berkala, termasuk memperhatikan latar belakang sosial ekonomi keluarga.

“Sebagus apapun programnya, kalau basis datanya lemah, maka hasilnya bisa tidak akurat. Semua pihak harus bersinergi memastikan keakuratan data agar tidak ada yang terlewat atau salah sasaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pelaporan dan evaluasi rutin terhadap penggunaan BOSDA.

Evaluasi ini diperlukan agar pelaksanaan program tidak hanya berjalan administratif, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan di lapangan.

Agusriansyah berharap program ini tidak bersifat sementara atau sekadar respons sesaat terhadap kritik publik. Ia ingin BOSDA menjadi bagian dari perencanaan jangka panjang yang terintegrasi dengan penguatan SDM di Kutim.

“Kalau ingin anak-anak di Kutim punya masa depan yang lebih baik, maka negara harus hadir lewat kebijakan anggaran yang menyentuh kebutuhan paling dasar mereka. BOSDA adalah salah satu wujudnya,” pungkasnya.(ADV DPRD KALTIM)

Penulis : NA

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 136
Previous Post

PLBV Gajah Mungkur Juara Soekarno Cup U-17, DPP PDI-P Resmi Tutup Turnamen Voli Remaja Kaltim

Next Post

Agusriansyah Dorong Model Sekolah Terpadu, Tangkal Ketimpangan Akses Pendidikan di Wilayah 3T

Zahara

Zahara

Next Post
Agusriansyah Dorong Model Sekolah Terpadu, Tangkal Ketimpangan Akses Pendidikan di Wilayah 3T

Agusriansyah Dorong Model Sekolah Terpadu, Tangkal Ketimpangan Akses Pendidikan di Wilayah 3T

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Nestapa Narasi Forest City: Dugaan Aktivitas Jetty Ilegal Menunggu Ketegasan OIKN

Nestapa Narasi Forest City: Dugaan Aktivitas Jetty Ilegal Menunggu Ketegasan OIKN

14 Mei, 2026
Kamaruddin Ingatkan Potensi Tumpang Tindih dalam Raperda Pemanfaatan Jalan Kota

Kamaruddin Ingatkan Potensi Tumpang Tindih dalam Raperda Pemanfaatan Jalan Kota

13 Mei, 2026
Bapemperda DPRD Samarinda Sebut Pembahasan Tiga Raperda Terus Berproses

Bapemperda DPRD Samarinda Sebut Pembahasan Tiga Raperda Terus Berproses

13 Mei, 2026
Dugaan Surat Kaleng Kritik Pelayanan RKAB Minerba Beredar, Singgung Hambatan Investasi dan Penerimaan Negara

Dugaan Surat Kaleng Kritik Pelayanan RKAB Minerba Beredar, Singgung Hambatan Investasi dan Penerimaan Negara

11 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Nestapa Narasi Forest City: Dugaan Aktivitas Jetty Ilegal Menunggu Ketegasan OIKN

Kamaruddin Ingatkan Potensi Tumpang Tindih dalam Raperda Pemanfaatan Jalan Kota

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.