Samarinda — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menilai kebijakan perlindungan anak di daerah perlu diperkuat agar lebih sesuai dengan dinamika sosial saat ini.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menyebut perlindungan anak harus dipandang sebagai investasi penting bagi masa depan generasi muda.
Menurutnya, tantangan perlindungan anak kini semakin kompleks, mulai dari meningkatnya angka kekerasan hingga ancaman baru di ruang digital. Namun, dukungan anggaran yang tersedia dinilai masih terbatas.
“Program perlindungan anak akan sulit berjalan maksimal jika tidak ditopang alokasi yang memadai. Saat ini anggarannya hanya sekitar Rp400 juta per tahun, tentu belum sebanding dengan kebutuhan di lapangan,” ungkap Andi, Jumat (1/8/25).
Ia menjelaskan, peningkatan anggaran bukan hanya soal nominal, melainkan wujud keseriusan pemerintah dalam menjamin tumbuh kembang anak di lingkungan yang aman dan sehat.
Selain dukungan anggaran, Andi menilai aspek regulasi juga perlu mendapat perhatian. Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2012 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Anak disebutnya sudah tidak lagi relevan dengan konteks hari ini.
“Lebih dari sepuluh tahun aturan itu berjalan. Padahal sekarang pola interaksi anak sudah berubah, terutama dengan hadirnya ruang digital. Regulasi harus mampu menjawab tantangan baru seperti perundungan siber, eksploitasi daring, hingga kekerasan berbasis internet,” jelasnya.
Politisi Partai Golkar itu menegaskan, perlindungan anak tidak boleh berhenti pada aspek administratif. Kebijakan harus lebih responsif, partisipatif, dan menyentuh kehidupan sehari-hari anak-anak melalui pendidikan, peran keluarga, hingga dukungan komunitas.
“Revisi regulasi akan menjadi pintu masuk bagi lahirnya kebijakan yang lebih adaptif. Harapannya, setiap anak di Kaltim benar-benar mendapat perlindungan nyata, bukan sekadar tercatat dalam aturan,” ujarnya.
Andi menambahkan, menjadikan perlindungan anak sebagai prioritas pembangunan sosial adalah langkah penting untuk menyiapkan generasi muda yang lebih tangguh menghadapi masa depan.(ADV DPRD KALTIM)
Penulis : NA













