Samarinda – Persoalan rokok kembali menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menilai rendahnya kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk rokok disebabkan lemahnya edukasi dan sosialisasi dari pemerintah.
“Yang penting itu sebenarnya bagaimana menyadarkan masyarakat tentang bahaya merokok,” ujarnya di Kantor DPRD Samarinda.
Menurut Puji, rokok kerap dianggap hal biasa sehingga masyarakat cenderung menyepelekan risikonya. Padahal, meski pemerintah telah menjalankan sejumlah program edukasi, hasilnya masih jauh dari harapan.
“Banyak yang sudah dilakukan pemerintah, tapi memang tidak maksimal ya,” tegasnya.
Ia menilai pentingnya sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) agar masyarakat paham bahwa rokok tidak hanya berbahaya bagi perokok itu sendiri, tetapi juga mengancam kesehatan orang di sekitarnya.
“Kesadaran masyarakat itu rendah karena tidak memahami bahwa merokok itu berbahaya bagi dirinya dan orang lain,” jelasnya.
Sri Puji juga menyoroti kontradiksi kebijakan pemerintah dalam pengendalian rokok. Di satu sisi, pemerintah menggalakkan sosialisasi bahaya rokok, namun di sisi lain masih memberikan ruang bagi iklan rokok untuk tampil bebas di ruang publik.
“Iklan rokok masih banyak di jalan protokol, dekat sekolah, dekat rumah sakit. Itu memang ada PAD-nya, tapi seakan-akan pemerintah setengah hati,” kritiknya.
Ia menekankan bahwa komitmen membangun Samarinda sebagai kota sehat, layak huni, dan ramah anak harus diwujudkan dengan langkah konkret, termasuk pembatasan ketat terhadap iklan rokok.
“Kita ingin penilaian kota sehat, kota layak huni, kota layak anak, tapi di lapangan iklan rokok masih muncul di baliho dan televisi,” ucapnya.
DPRD mendorong agar pemerintah kota konsisten dalam menerapkan Perda KTR dan lebih serius menekan laju konsumsi rokok melalui edukasi yang menyeluruh. Dengan demikian, diharapkan Samarinda dapat mewujudkan lingkungan publik yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (adv)













