Samarinda — Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mendorong pemerintah kota melibatkan pelaku usaha lokal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai, kolaborasi dengan petani, peternak, dan pedagang lokal dapat mempercepat distribusi dan menjaga kualitas bahan pangan.
“Kalau kebutuhan pokok seperti ayam, telur, sayur, dan beras dipenuhi dari UMKM lokal, distribusinya lancar dan kualitasnya lebih terjaga,” ujar Anhar (2/10/2025).
Menurutnya, MBG bukan hanya tentang pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga peluang besar untuk menggerakkan perekonomian daerah. Ia menekankan, pemberdayaan pelaku usaha lokal akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Anhar juga meminta pemerintah melakukan inventarisasi dan verifikasi potensi usaha lokal. Kerja sama lintas sektor, mulai dari dinas pertanian, peternakan, koperasi, hingga perdagangan, dianggap penting untuk memastikan rantai pasok berjalan terorganisir.
“Kalau sistemnya terstruktur, uangnya bisa berputar di daerah, kualitas lebih baik, dan keberlangsungan program bisa dijaga,” pungkasnya. (adv)













