SANGATTA – Berlokasi di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutai Timur (Kutim), Pondok Pesantren (Ponpes) Adab Al-Qur’an resmi mewisuda 11 orang santrinya dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan meriah. Para santri ini sudah berhasil menyelesaikan pendidikan akademik serta hafalan Al-Qur’an, pembelajaran tajwid, dan makharijul huruf secara tuntas.
Dalam sambutannya, Pengasuh Ponpes Adab Al-Qur’an KH Hamim Thohari, menekankan pentingnya adab sebagai fondasi utama dalam menuntut ilmu, “Hafalan Al-Qur’an itu penting, tetapi yang paling utama adalah adab. Karena adab adalah dasar dari semua ilmu.”
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa ke depan pondok pesantren yang memiliki sekitar 150 peserta didik ini, akan memprioritaskan sinergi antara pendidikan agama dan akademik, agar para santri bisa bersaing dengan lulusan sekolah umum di dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang hadir langsung dalam acara ini, menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada para wisudawan. “Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan selamat kepada para santri. Semoga ini menjadi motivasi bagi santri lain untuk terus menuntut ilmu, terutama ilmu agama yang tidak mengenal batas usia,” ucap Ardiansyah.
Turut hadir menyaksikan prosesi wisuda angkatan keempat ini, para pengajar, orang tua wali santri, serta sejumlah tamu undangan penting. Di antaranya adalah Anggota DPRD Kutim Akbar Tanjung, perwakilan Polres Kutim Ngatiyo (KBO Bimas), dan Kapten Hartono Pasof dari Lanal TNI AL Sangatta.
Rangkaian acara disemarakkan dengan penampilan tilawah Al-Qur’an dan nasyid dari para santri. Tidak hanya sebatas pemahaman agama, mereka juga mampu menunjukkan bakat dan kreativitas yang membanggakan di bidang akademik dan seni.
Acara wisuda ini menjadi bukti, bahwa Ponpes Adab Al-Qur’an yang sudah berdiri sejak 13 tahun lalu, terus berkomitmen untuk membentuk generasi Qur’ani yang unggul dalam ilmu dan akhlak, serta siap berkontribusi nyata di tengah masyarakat. (ADV/ProkopimKutim/SMN)













