Samarinda — Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur, H. Salehuddin, S.Sos., S.Fil., M.AP., menyampaikan apresiasinya terhadap pemberian Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada 300 perusahaan oleh Pemprov Kaltim melalui Disnakertrans.
Ia menilai penghargaan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa komitmen terhadap keselamatan kerja terus meningkat di daerah ini.
“Penghargaan ini bentuk pengawasan sekaligus dorongan kepada perusahaan agar terus menjaga standar keselamatan kerja,” ujar Salehuddin.
Menurutnya, capaian perusahaan yang berhasil mempertahankan prinsip Zero Insiden patut diapresiasi. Namun ia menekankan bahwa kewajiban menjaga keselamatan bukan hanya milik perusahaan yang mendapat penghargaan, melainkan harus menjadi budaya kerja seluruh industri di Kaltim.
Politisi Golkar itu menyebut, perhatian serius terhadap K3 bukan sekadar persoalan aturan, tapi bagian dari tanggung jawab kemanusiaan. Ia menilai lingkungan kerja yang aman akan berdampak langsung pada kinerja perusahaan secara keseluruhan.
“Ketika perusahaan mampu menjaga area kerjanya tetap aman, minim insiden, dan sehat, dampaknya tentu pada produktivitas. Itu sangat fundamental,” tegasnya.
Salehuddin berharap pemberian penghargaan ini menjadi momentum untuk memperluas penerapan K3 di semua sektor usaha, sehingga keselamatan pekerja benar-benar menjadi prioritas utama. (Adv/DPRD Kaltim)













