Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pemda Kutim dan DPRD Ribut, Sekda Diduga Pangkas Anggaran Pokir

Zahara by Zahara
3 Juli, 2026
in Kaltim
0
FacebookTwitterWhatsapp

KUTAI TIMUR –Sebuah rekaman suara (voice note) yang diduga memuat pernyataan Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur dari Fraksi Demokrat, H. Masdari Kidang beredar luas di WhatsApp . Dalam rekaman yang disebut berasal dari forum rapat dengar pendapat (hearing) antara DPRD Kutai Timur dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur itu, terdengar perdebatan sengit terkait dugaan pemangkasan anggaran Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang memicu kemarahan sejumlah legislator.

Masdari Kidang, yang mengaku berbicara mewakili rekan-rekan anggota dewan.Dalam forum yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Timur sebagai perwakilan pemerintah daerah, Masdari meluapkan kekecewaannya terhadap kebijakan pemotongan Pokir. Ia menilai kebijakan tersebut tidak hanya merugikan DPRD, tetapi juga berdampak langsung terhadap masyarakat yang menitipkan aspirasi melalui para wakil rakyat.

“Gak malu kah Pemda dibilang masyarakat. Kasih tahu Sekda, kalau memang tidak bisa mengatur, berhenti saja,” kata Masdari dalam Rekaman Voice Note WhatsApp yang beredar, Jumat (3/7/2026)

Menurutnya, Sekda bersama jajaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) merupakan pejabat yang ditunjuk oleh bupati, sementara anggota DPRD dipilih langsung oleh masyarakat untuk memperjuangkan kebutuhan daerah melalui fungsi penganggaran dan pengawasan.

“Mereka ditunjuk oleh bupati, termasuk Sekda dan BPKAD. Kami ini dewan, wakil masyarakat. Sementara Pokir malah dipotong. Itu uang masyarakat, bukan uang kami. Kapan masyarakat menunggak pajak? Saya menolak,” tegasnya.

Masdari juga meminta Bupati Kutai Timur mengevaluasi pejabat yang dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya. Menurutnya, jika birokrasi tidak mampu mengelola pemerintahan dengan baik, maka perlu dilakukan pergantian pejabat.

“Kalau memang Sekda tidak bisa bekerja, bawahannya diganti. Jangan menyusahkan masyarakat. Kami merasa tidak dihormati. Tujuh fraksi di DPRD merasa tidak dihargai oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia mengatakan, keberadaan Pokir merupakan hasil dari kegiatan reses anggota DPRD yang dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Karena itu, pemangkasan anggaran tersebut dinilai akan berdampak terhadap berbagai usulan pembangunan yang telah disampaikan warga.

“Apa itu? Bukan enak loh. Kita ingin membantu masyarakat, tapi akhirnya kita yang dicaci masyarakat kalau begini. Bupatinya oke, tapi bawahannya yang begini,” katanya.

Masdari mengaku para anggota DPRD justru menjadi pihak yang harus menghadapi langsung keluhan masyarakat ketika usulan pembangunan tidak dapat direalisasikan akibat pemangkasan anggaran.

“Mereka enak, tapi kami yang disumpahi masyarakat. Harapan saya kepada Pak Bupati, berhentikan saja yang tidak bisa kerja, yang hanya menghabiskan anggaran,” ucapnya.

Selain mempersoalkan pemotongan Pokir, Masdari juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang menurutnya tidak dilakukan secara adil. Ia mempertanyakan mengapa anggaran DPRD dipangkas, sementara anggaran Sekretariat Daerah dan BPKAD dinilai tidak mengalami pemotongan dengan porsi yang sama.

“Anggaran kami di DPRD dipotong, sementara anggaran Sekda dan BPKAD tidak dipotong. Porsinya malah lebih banyak. Adakah anggaran mereka dipotong? Sementara Pokir kami dipotong,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Masdari kembali menegaskan bahwa dirinya tidak dapat menerima pemangkasan Pokir karena anggaran tersebut merupakan hak masyarakat yang diperjuangkan melalui mekanisme reses anggota DPRD.

“Saya tidak rela itu dipotong. Itu hak masyarakat. Apa gunanya kita reses kalau aspirasi masyarakat akhirnya dipotong juga,” pungkasnya.

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 104
Previous Post

Ronal: RDP Bersama BPN Belum Bahas CSR Perusahaan Tambang

Zahara

Zahara

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Pemda Kutim dan DPRD Ribut, Sekda Diduga Pangkas Anggaran Pokir

3 Juli, 2026
Ronal: RDP Bersama BPN Belum Bahas CSR Perusahaan Tambang

Ronal: RDP Bersama BPN Belum Bahas CSR Perusahaan Tambang

2 Juli, 2026
DPRD Kota Samarinda Fasilitasi BPN Klarifikasi Lahan IUPK dan PKP2B

DPRD Kota Samarinda Fasilitasi BPN Klarifikasi Lahan IUPK dan PKP2B

2 Juli, 2026
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Fenomena Bunuh Diri, Tekankan Peran Lingkungan

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Fenomena Bunuh Diri, Tekankan Peran Lingkungan

2 Juli, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Pemda Kutim dan DPRD Ribut, Sekda Diduga Pangkas Anggaran Pokir

Ronal: RDP Bersama BPN Belum Bahas CSR Perusahaan Tambang

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.