SAMARINDA – Komisi I DPRD Kota Samarinda mengapresiasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dikelola Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Samarinda. Hingga pertengahan tahun anggaran 2026, realisasi PAD dinilai menunjukkan perkembangan positif dan menjadi indikator membaiknya iklim investasi di Kota Tepian.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, usai rapat evaluasi bersama DPMPTSP terkait pelaksanaan program tahun 2026 dan rencana kerja tahun 2027, Rabu (8/7/2026).
Samri mengatakan, target PAD DPMPTSP pada tahun 2026 sebesar sekitar Rp10 miliar. Hingga saat ini, realisasinya telah mencapai sekitar 70 persen sehingga dinilai sebagai capaian yang cukup baik.
“Untuk investasi di Samarinda bagus. Target PAD DPMPTSP sekitar Rp10 miliar dan sekarang sudah tercapai sekitar 70 persen. Ini kami beri apresiasi karena kinerjanya bagus,” ujarnya.
Menurut Samri, capaian tersebut menunjukkan pelayanan investasi dan perizinan di Kota Samarinda berjalan cukup baik. DPRD berharap kinerja tersebut dapat terus dipertahankan sekaligus ditingkatkan pada tahun anggaran berikutnya.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima Komisi I, target PAD DPMPTSP pada tahun 2027 akan mengalami peningkatan. Karena itu, DPRD berharap peningkatan target tersebut diikuti dengan optimalisasi pelayanan kepada investor dan masyarakat.
“Informasinya target PAD tahun depan akan ditingkatkan. Kami berharap peningkatan target itu juga diimbangi dengan peningkatan kinerja sehingga kontribusinya terhadap PAD Kota Samarinda semakin besar,” pungkasnya. (Adv)













