Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Peringati Kudatuli, Ananda Emira Moeis: Jangan Sampai Perjuangan Pahlawan Demokrasi Tidak Kita Jaga

Zahara by Zahara
27 Juli, 2026
in Berita Utama
0
Peringati Kudatuli, Ananda Emira Moeis: Jangan Sampai Perjuangan Pahlawan Demokrasi Tidak Kita Jaga

Foto: Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis.

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, mengajak seluruh kader untuk terus mengingat dan mewarisi semangat perjuangan Peristiwa Kudatuli yang disebutnya sebagai cikal bakal lahirnya demokrasi di Indonesia. Hal itu disampaikannya usai kegiatan Teatrikal Peristiwa Kudatuli yang digelar di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Jalan A. Wahab Syahranie Nomor 101, Samarinda, Minggu (26/7/2026).

Menurut Ananda, peringatan tersebut menjadi momentum refleksi atas perjuangan yang telah dilakukan para pejuang demokrasi.

“… saksikan sebuah momentum peristiwa yang kita tidak pernah lupa peristiwa Kudatuli ini. Peristiwa Kudatuli ini adalah cikal bakal lahirnya demokrasi di Indonesia. Dengan banyaknya korban jiwa, dengan banyaknya pertumpahan, kita harus betul-betul mengingat dan juga mewarisi api perjuangan,” ucapnya.

Ia menegaskan, pengorbanan yang telah diberikan para pejuang demokrasi tidak boleh dilupakan.

“Jangan sampai perjuangan dari pahlawan demokrasi yang sudah memberikan dan mengorbankan segalanya tidak kita jaga, tidak kita amankan. Itu adalah bentuk refleksi kita hari ini. Semoga kader-kader PDI Perjuangan tentunya selalu berani dan selalu berada di tengah-tengah rakyat untuk berani menyuarakan kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat,” tegasnya.

Menjawab pertanyaan mengenai spirit yang akan terus digaungkan PDI Perjuangan hampir tiga dekade setelah Peristiwa Kudatuli, Ananda menekankan pentingnya persatuan rakyat dengan kepemimpinan yang berpihak kepada masyarakat.

“Bahwa apabila kekuatan rakyat itu bergabung dengan kepemimpinan yang mempunyai jiwa kerakyatan, keberanian, dan ketulusan, akan menjadi sebuah kekuatan yang sangat besar yang tidak akan bisa terkalahkan,” ujarnya.

Menurutnya, PDI Perjuangan harus terus berada di tengah masyarakat dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

“Jadi PDI Perjuangan selalu mengingat bahwa kita-kita itu adalah berada di tengah-tengah masyarakat. Kita harus selalu menangis dan tertawa bersama rakyat, dan harus selalu bisa berjuang untuk kesejahteraan,” lanjutnya.

Saat ditanya mengenai kenangannya terhadap Peristiwa Kudatuli, Ananda mengaku saat itu masih duduk di bangku sekolah dasar sehingga belum sepenuhnya memahami situasi yang terjadi.

“Perjuangan saya? Saya masih kelas 5 SD waktu itu,” jawabnya.

Ia kemudian mengenang suasana Jakarta pada masa itu, ketika tinggal di kawasan Jakarta Pusat dan bersekolah di SDN Menteng 01 Pagi.

“Saya waktu itu masih… iya, tapi SD saya ini Diponegoro, ini SD saya SDN Menteng 01 Pagi tuh di Jalan Besuki. Jadi ya karena waktu itu saya masih ya tinggal di areal Jakarta Pusat ya, jadi memang waktu itu kondisinya ya saya anak kecil ya belum tahu betul,” imbuhnya.

Meski masih anak-anak, ia mengingat besarnya dukungan masyarakat terhadap Megawati Soekarnoputri.

“Tapi kekuatan rakyat itu masif! Masif! Yang bersama-sama di belakangnya Ibu Megawati itu besar sekali,” tegasnya.

Ananda juga mengenang suasana menjelang Pemilu pada awal dekade 1990-an yang menurutnya dipenuhi antusiasme masyarakat.

“Saya ingat tahun berapa kita Pemilu ya? 1992 ya? 94, 92, 92. Eh 90 berapa ya Pemilu kita itu?” tanyanya

Setelah wartawan menyebut Pemilu 1997, Ananda melanjutkan:

“Sebelum 97 berarti 92 kan? 92. Itu memang gerakan rakyatnya tuh merah, Jakarta tuh merah memang. Saya tuh kalau pulang dari sekolah ke rumah ibu saya di Jakarta Selatan tuh lewat Taman Suropati, Bundaran HI, apa semua, merah semua!” sambungnya.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa sinergi antara rakyat dan pemimpin yang memiliki jiwa negarawan serta berpihak kepada masyarakat menjadi pelajaran penting dari Peristiwa Kudatuli.

“Kekuatan pergerakan rakyat dengan dikolaborasikan dengan pemimpin yang mempunyai jiwa negarawan, jiwa kerakyatan itu bisa membuahkan ya hari ini hasil yang manis. Lahirnya demokrasi di Indonesia kan cikal bakalnya dari peristiwa Kudatuli ini. Itu yang menjadi ini sih,” pungkasnya. (Iqbal Al-Fiqri)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 603
Previous Post

Ronal Dorong Pemerataan Pembangunan Kota Samarinda hingga Kawasan Pinggiran

Next Post

Ananda Emira Moeis: Anggaran 2027 Harus Tepat Sasaran di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Zahara

Zahara

Next Post
Ananda Emira Moeis: Anggaran 2027 Harus Tepat Sasaran di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Ananda Emira Moeis: Anggaran 2027 Harus Tepat Sasaran di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Ananda Emira Moeis: Anggaran 2027 Harus Tepat Sasaran di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Ananda Emira Moeis: Anggaran 2027 Harus Tepat Sasaran di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

27 Juli, 2026
Peringati Kudatuli, Ananda Emira Moeis: Jangan Sampai Perjuangan Pahlawan Demokrasi Tidak Kita Jaga

Peringati Kudatuli, Ananda Emira Moeis: Jangan Sampai Perjuangan Pahlawan Demokrasi Tidak Kita Jaga

27 Juli, 2026
Ronal Dorong Pemerataan Pembangunan Kota Samarinda hingga Kawasan Pinggiran

Ronal Dorong Pemerataan Pembangunan Kota Samarinda hingga Kawasan Pinggiran

27 Juli, 2026
Ronal Stephen Lonteng Soroti Pentingnya Akses Kesehatan demi Masa Depan SDM Samarinda

Ronal Stephen Lonteng Soroti Pentingnya Akses Kesehatan demi Masa Depan SDM Samarinda

27 Juli, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Ananda Emira Moeis: Anggaran 2027 Harus Tepat Sasaran di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Peringati Kudatuli, Ananda Emira Moeis: Jangan Sampai Perjuangan Pahlawan Demokrasi Tidak Kita Jaga

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.