Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Kader TPK Jadi Garda Terdepan Percepatan Penurunan Stunting di Kutim

Zahara by Zahara
24 Juli, 2026
in Advedtorial, Kutim
0
Kader TPK Jadi Garda Terdepan Percepatan Penurunan Stunting di Kutim
FacebookTwitterWhatsapp

SANGATTA – Upaya percepatan penurunan tengkes (stunting) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak hanya mengandalkan layanan kesehatan, tetapi juga bertumpu pada peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang aktif mendampingi masyarakat hingga ke tingkat rumah tangga. Para kader tersebut menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi sekaligus mengubah pola pengasuhan keluarga.

Peran tersebut menjadi salah satu bahasan utama dalam diskusi bertema Peran Tim Pendamping Keluarga dalam Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Room Podcast Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim.

Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kutim, Ani Saidah, menjelaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Ini adalah fenomena gagal tumbuh yang merusak perkembangan otak dan kecerdasan, yang pada akhirnya membebani kesehatan anak di masa depan,” ujar Ani.

Menurutnya, penanganan stunting harus dilakukan sejak dini dengan melibatkan keluarga sebagai pusat intervensi. Karena itu, Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kutim memusatkan perhatian pada penguatan pola pengasuhan melalui pendampingan intensif.

TPK yang terdiri atas bidan, kader PKK, dan kader KB bertugas melakukan pendampingan terhadap calon pengantin, ibu hamil, ibu setelah melahirkan, hingga balita usia 59 bulan. Pendampingan dilakukan secara langsung melalui kunjungan rumah atau door to door agar edukasi dapat diterima lebih efektif.

Ani menegaskan pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas para kader melalui pelaksanaan bimbingan teknis secara berkala. Menurutnya, peningkatan kapasitas menjadi penting mengingat sebagian besar kader bekerja secara sukarela.

“Mereka bekerja dengan semangat kesukarelaan. Karena itu, dukungan kapasitas dan fasilitas menjadi prioritas kami agar edukasi yang sampai ke masyarakat tetap berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Pejabat Fungsional Teknik (JFT) KKB DPPKB Kutim, Sulawati, mengatakan tantangan terbesar di lapangan justru berasal dari rendahnya kesadaran sebagian masyarakat. Tidak sedikit warga yang masih menganggap posyandu tidak terlalu penting sehingga enggan mengikuti kegiatan ataupun menerima kunjungan kader.

“Ada kalanya warga menganggap posyandu tidak penting. Di sinilah militansi kader diuji,” ucap Sulawati.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, kader bersama tenaga kesehatan menerapkan pendekatan persuasif sekaligus menghadirkan inovasi di posyandu. Fasilitas bermain bagi anak dan metode edukasi interaktif mulai diterapkan agar masyarakat merasa lebih nyaman mengikuti layanan.

Sulawati menilai keberhasilan menurunkan angka stunting tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga keterbukaan masyarakat menerima pendampingan. “Jangan anggap kader sebagai tamu asing. Bukalah pintu, karena setiap edukasi yang mereka bawa adalah investasi untuk masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.(adv)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 414
Previous Post

Kutim Bentuk Tim Percepatan Penanggulangan TBC, Target Eliminasi 2030

Next Post

Kesbangpol Kutim Perketat Seleksi Paskibraka 2026 untuk Cetak Generasi Berintegritas

Zahara

Zahara

Next Post
Kesbangpol Kutim Perketat Seleksi Paskibraka 2026 untuk Cetak Generasi Berintegritas

Kesbangpol Kutim Perketat Seleksi Paskibraka 2026 untuk Cetak Generasi Berintegritas

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Abdul Rohim Dorong Moratorium Pembukaan Lahan untuk Kurangi Risiko Banjir Samarinda

Abdul Rohim Dorong Moratorium Pembukaan Lahan untuk Kurangi Risiko Banjir Samarinda

12 Oktober, 2026
Deni Dukung Parkir Digital, Minta Pemkot Siapkan Petugas dan Tata Lokasi

Deni Dukung Parkir Digital, Minta Pemkot Siapkan Petugas dan Tata Lokasi

12 Oktober, 2026
Sebelum Parkir Berlangganan Berlaku, Deni Minta Keamanan Kendaraan Dibenahi

Sebelum Parkir Berlangganan Berlaku, Deni Minta Keamanan Kendaraan Dibenahi

12 Oktober, 2026
Menjawab Tantangan Penerapan SMK3 di Indonesia melalui Optimalisasi LinkedIn sebagai Media Edukasi dan Kolaborasi Keselamatan Kerja

Menjawab Tantangan Penerapan SMK3 di Indonesia melalui Optimalisasi LinkedIn sebagai Media Edukasi dan Kolaborasi Keselamatan Kerja

10 Oktober, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Abdul Rohim Dorong Moratorium Pembukaan Lahan untuk Kurangi Risiko Banjir Samarinda

Deni Dukung Parkir Digital, Minta Pemkot Siapkan Petugas dan Tata Lokasi

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.