SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyatakan kesiapan penuh mendukung proses penilaian Geopark Sangkulirang-Mangkalihat menuju penetapan sebagai Geopark Nasional. Komitmen tersebut disampaikan saat Malam Ramah Tamah bersama Tim Penilaian Geopark Sangkulirang-Mangkalihat yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutim.
Agenda itu dihadiri Bupati Ardiansyah Sulaiman, Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta berbagai unsur pemangku kepentingan. Pertemuan berlangsung sebelum tim penilai melakukan verifikasi lapangan terhadap sejumlah geosite di kawasan geopark.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah ingin memperkuat sinergi dengan tim penilai sekaligus menunjukkan dukungan terhadap seluruh tahapan penilaian yang tengah berlangsung.
Dalam sambutannya, Ardiansyah mengatakan kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat merupakan aset geologi yang sangat berharga bagi Kutai Timur. Potensi tersebut dinilai memiliki nilai strategis untuk dikembangkan sekaligus dilestarikan.
Ia menjelaskan pemerintah daerah telah menyatakan komitmen resmi agar kawasan tersebut memperoleh pengakuan sebagai Geopark Nasional dan terus didorong menuju pengakuan internasional.
“Pemerintah Kabupaten Kutim sudah menandatangani kesanggupan agar Geopark Sangkulirang-Mangkalihat ini menjadi sebuah keputusan nasional,” ujarnya.
Ardiansyah berharap proses penilaian menghasilkan keputusan terbaik. Menurutnya, pengakuan sebagai Geopark Nasional akan menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus memperluas peluang kawasan untuk berkembang hingga tingkat global.
“Kita juga siap mendukung sampai nanti menjadi keputusan Warisan UNESCO,” tambahnya.
Ketua Tim Verifikasi Prof Mega Fatimah Rosana menjelaskan bahwa tim yang dipimpinnya bertugas memeriksa kelengkapan dokumen serta melakukan pengecekan lapangan berdasarkan proposal yang telah diajukan Pemkab Kutim kepada Kementerian ESDM.
“Kehadiran kami ini merupakan arahan dari Kementerian ESDM dan kami akan memverifikasi dokumen yang dibutuhkan serta melakukan peninjauan lokasi selama lima hari,” ungkapnya.
Rangkaian malam ramah tamah ditutup dengan diskusi yang melibatkan tim penilai, pemerintah daerah, Forkopimda, dan para pemangku kepentingan. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan mengembangkan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat sebagai kawasan yang memiliki nilai geologi sekaligus potensi pembangunan berkelanjutan.(adv)













