Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Puji: Kota Layak Anak Harus Ditopang Layanan dan Ruang Aman

Zahara by Zahara
8 Oktober, 2026
in Advedtorial, DPRD Samarinda
0
Puji: Kota Layak Anak Harus Ditopang Layanan dan Ruang Aman

Foto : Sri Puji Astuti Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda

FacebookTwitterWhatsapp

SAMARINDA — Kesempatan melanjutkan sekolah, kesiapan membangun keluarga, hingga hak untuk tumbuh menjadi perhatian Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, dalam menyoroti pernikahan dini. Ia menilai persoalan tersebut mencerminkan belum utuhnya perlindungan dan pendampingan bagi anak.

“Tingginya dispensasi nikah itu bukan sekadar angka. Itu tanda kita belum hadir secara utuh untuk anak-anak,” ujar Puji, Kamis (8/10/2026).

Data Kementerian Agama yang menjadi bahan pembahasan mencatat 116 permohonan dispensasi nikah pada 2023 dan 105 permohonan pada 2024. Sementara itu, hingga Mei 2025 tercatat 36 permohonan.

Menurut Puji, catatan tersebut belum menggambarkan seluruh persoalan pernikahan dini. Ia menyebut masih ada perkawinan yang dilakukan secara siri sehingga tidak masuk dalam pencatatan resmi.

“Masih banyak yang memilih jalur penghulu liar. Ini menunjukkan lemahnya edukasi dan pengawasan,” katanya.

Puji menilai persoalan ini tidak cukup dipahami sebagai akibat kebiasaan budaya atau tekanan ekonomi. Ada kelemahan dalam sistem pendampingan anak dan keluarga yang perlu dibenahi bersama.

Ia menyoroti minimnya pemahaman keluarga mengenai pentingnya pendidikan serta kesehatan reproduksi. Menurutnya, anak perempuan kerap dianggap siap menikah hanya berdasarkan perkembangan fisik, sementara kesiapan mental dan masa depannya kurang diperhatikan.

“Banyak yang pikir sekolah nggak penting, yang penting bisa kerja dan bantu ekonomi. Padahal risiko ke depan jauh lebih besar,” jelasnya.

Puji mengingatkan bahwa pernikahan dini dapat membuat anak putus sekolah dan menghadapi kerentanan ekonomi. Ia juga menyoroti risiko kekerasan dalam rumah tangga ketika pasangan belum memiliki kesiapan mental untuk menjalani perkawinan.

Dalam kondisi tersebut, menurutnya, hak anak untuk tumbuh dan berkembang dapat terabaikan. Karena itu, upaya pencegahan perlu menjangkau keluarga serta lingkungan tempat anak menjalani kesehariannya.

Puji menegaskan bahwa predikat kota layak anak harus didukung layanan yang nyata. Ia mendorong keterlibatan pemerintah, DPRD, sekolah, tokoh agama, dan masyarakat dalam memperkuat pendampingan.

Dukungan tersebut, kata dia, perlu diwujudkan melalui konseling keluarga, pendidikan seksual dan kesehatan reproduksi, serta ruang aman yang dapat diakses anak dan remaja.

“Kita harus hadir lebih aktif di tengah masyarakat. Bangun layanan konseling keluarga, perkuat edukasi seksual dan kesehatan reproduksi, serta sediakan ruang aman bagi anak dan remaja,” tutupnya. (Adv)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 289
Previous Post

Sukamto Dukung Tol ke Bontang dan Tenggarong, Soroti Konektivitas Penyangga IKN

Next Post

Samarinda Ingin Jadi Tujuan Wisata, Puji Soroti Budaya dan Kebersihan

Zahara

Zahara

Next Post
Samarinda Ingin Jadi Tujuan Wisata, Puji Soroti Budaya dan Kebersihan

Samarinda Ingin Jadi Tujuan Wisata, Puji Soroti Budaya dan Kebersihan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Samarinda Ingin Jadi Tujuan Wisata, Puji Soroti Budaya dan Kebersihan

Samarinda Ingin Jadi Tujuan Wisata, Puji Soroti Budaya dan Kebersihan

8 Oktober, 2026
Puji: Kota Layak Anak Harus Ditopang Layanan dan Ruang Aman

Puji: Kota Layak Anak Harus Ditopang Layanan dan Ruang Aman

8 Oktober, 2026
Sukamto Dukung Tol ke Bontang dan Tenggarong, Soroti Konektivitas Penyangga IKN

Sukamto Dukung Tol ke Bontang dan Tenggarong, Soroti Konektivitas Penyangga IKN

8 Oktober, 2026
Kemiskinan Perdesaan NTT Capai 21,64 Persen, Ricard: Rakyat Butuh Keberpihakan Negara

Kemiskinan Perdesaan NTT Capai 21,64 Persen, Ricard: Rakyat Butuh Keberpihakan Negara

7 Oktober, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Samarinda Ingin Jadi Tujuan Wisata, Puji Soroti Budaya dan Kebersihan

Puji: Kota Layak Anak Harus Ditopang Layanan dan Ruang Aman

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.