Samarida,- Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko kebakaran yang marak terjadi di kota.
Novan menjelaskan bahwa Samarinda memiliki banyak titik rawan kebakaran, dan untuk mengatasi masalah ini, peran serta masyarakat, terutama dari tingkat Rukun Tetangga (RT), sangat diperlukan.
“Peran serta masyarakat sampai tingkat RT harus ditingkatkan. Karena ini musibah, yang mana kita semua punya tanggung jawab untuk saling mengingatkan,” ujar Novan pada Selasa (9/7/2024).
Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini menekankan pentingnya peran RT dalam mengingatkan warga mengenai penggunaan aliran listrik yang aman, mengingat banyak insiden kebakaran yang disebabkan oleh sambungan listrik arus pendek.
“Ini bukan sebuah fenomena. Adanya korsleting berarti adanya penggunaan listrik. Ini juga yang harus diperhatikan oleh pengguna,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, mengungkapkan bahwa hampir 50 persen kebakaran yang terjadi di kota disebabkan oleh arus listrik.
“Memang hampir 50 persen kebakaran terjadi karena sambungan arus pendek atau korsleting listrik,” ungkap Hendra. (ADV)













