Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, menyerukan pentingnya perubahan gaya hidup sehat guna mencegah peningkatan penyakit metabolik, seperti diabetes, yang kini mulai menyerang generasi muda. Menurutnya, kebiasaan hidup sehat harus menjadi fokus utama untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.
“Kami sangat prihatin atas tren peningkatan jumlah kasus penyakit metabolik yang tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak dan remaja,” ktanya, Rabu (13/11/24).
Hal ini menjadi perhatian serius, katanya, karena penyakit-penyakit tersebut umumnya terkait dengan gaya hidup yang kurang sehat, seperti pola makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik.
“Penyakit metabolik seperti diabetes kini banyak ditemukan pada anak-anak dan remaja. Ini menjadi bukti nyata bahwa gaya hidup tidak sehat mulai memberi dampak yang serius pada generasi muda,” ujarnya.
Untuk mencegah hal ini, Andi Satya mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan sehat, seperti berolahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan bergizi. Ia menegaskan bahwa perubahan kecil dalam gaya hidup sehari-hari bisa berdampak besar pada kesehatan jangka panjang.
“Pola hidup yang sehat harus dimulai dari kebiasaan sederhana. Kita harus bergerak lebih aktif dan menjaga pola makan sehat. Jangan biarkan kebiasaan buruk merusak kesehatan kita,” tambahnya.
Lebih lanjut, Andi Satya juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk kebiasaan sehat. Ia mengajak orang tua untuk mengedukasi anak-anak mereka tentang pentingnya berolahraga dan makan dengan bijak sejak usia dini, karena kebiasaan sehat yang ditanamkan sejak kecil akan berdampak besar pada kesehatan mereka di masa depan.
“Keluarga dan komunitas memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan. Ini bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk membangun budaya hidup sehat,” jelasnya.
Harapanya, perubahan gaya hidup sehat di Kalimantan Timur dapat terwujud secara luas dan berkelanjutan. Ia berharap masyarakat Kaltim bisa bergerak bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih sehat dan produktif. (ADV)













