TENGGARONG, – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), intensif melaksanakan pembangunan drainase di berbagai titik rawan genangan di Kota Tenggarong, sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
Kabid Sumber Daya Air Dinas PU Kukar, Awang Agus, menjelaskan bahwa tahun 2025 ini pihaknya memprioritaskan pekerjaan konstruksi saluran air di kawasan padat penduduk dan langganan banjir.
“Sejumlah ruas jalan yang menjadi fokus pembangunan drainase antara lain Jalan Danau Melintang, Danau Jempang, Ahmad Yani, Muso Salim, kawasan Stadion Rondong Demang, serta beberapa titik lainnya,” terangnya, saat di wawancarai media ini, Selasa (3/6/2025).
“Drainase yang Kami bangun, dirancang untuk mengalirkan air langsung ke Sungai Mahakam melalui kanal-kanal baru,” imbuhnya.
“Dan ini langkah nyata dari Dinas PU Kukar, untuk mengatasi banjir yang masih terjadi di beberapa wilayah kota,” ujarnya.
Ia menambahkan, beberapa proyek saat ini sudah berjalan, seperti pembangunan kanal di Jalan Aji Masnandai dan kawasan Loa Ipuh, termasuk drainase baru di Jalan Mawar.
Sementara itu, beberapa paket pekerjaan lainnya masih dalam tahap lelang.
“Kami harap semua pengerjaan berjalan lancar dan selesai sesuai target, yakni pada November 2025,” kata Awang Agus.
“Dan, Kami juga tekankan pentingnya kualitas pekerjaan agar bangunan benar-benar berfungsi maksimal,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan drainase ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi merupakan wujud perhatian Dinas PU Kukar terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat Tenggarong, yang selama ini terdampak banjir musiman.
“Masih ada sejumlah titik rawan banjir yang sudah Kami petakan. Di area-area ini, saluran air akan diperbesar agar debit air bisa dialirkan lebih cepat keluar kota,” jelasnya.
Meski demikian, Awang mengakui proses konstruksi di beberapa lokasi sempat terhambat oleh faktor alam, seperti pasangnya Sungai Mahakam yang membuat pekerjaan teknis tidak bisa dilakukan secara optimal.
“Namun Kami tetap berupaya maksimal agar proyek tidak molor dari jadwal,” pungkasnya. (Adv-DPU Kukar)














