TENGGARONG, — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor fasilitas umum.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan membangun pasar rakyat yang representatif, aman, dan nyaman bagi masyarakat, seperti yang diwujudkan melalui proyek pembangunan Pasar Tangga Arung.
Sebagai bagian dari proses penguatan perencanaan dan peningkatan mutu bangunan, Dinas PU Kukar baru-baru ini melakukan studi tiru ke Pasar Segiri Samarinda —salah satu pasar modern terbesar di Kalimantan Timur.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kukar, Muhammad Jamil, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut, bertujuan untuk menggali referensi desain dan teknis pembangunan pasar yang tidak hanya memenuhi fungsi sebagai pusat transaksi ekonomi, tetapi juga mengedepankan estetika dan kenyamanan pengunjung.
“Pembangunan Pasar Pagi di Samarinda bisa menjadi inspirasi penting, terutama dari sisi mutu bangunan, sistem sirkulasi udara yang baik, serta penyediaan lahan parkir yang memadai,” ucapnya saat di temui media ini, Senin (28/5/2025).
“Hal-hal semacam ini, akan sangat Kami pertimbangkan dan terapkan pada pembangunan Pasar Tangga Arung di Kukar,” ujarnya.
Pasar Tangga Arung dirancang dengan konsep semi-modern dan tidak akan memuat pedagang basah, untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan.
Fokus pembangunan mencakup mutu konstruksi—khususnya atap dak, pengaturan ventilasi udara, serta penyediaan area parkir yang luas untuk kendaraan pengunjung dan pedagang.
Tak kalah penting, Pemkab Kukar juga menerapkan pendekatan persuasif kepada para pedagang guna mengurangi potensi konflik, selama proses pembangunan dan relokasi berlangsung.
Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya dilakukan dari sisi fisik, tetapi juga memperhatikan dinamika sosial dan kebutuhan komunitas pedagang.
Target penyelesaian pembangunan Pasar Tangga Arung dijadwalkan pada akhir tahun 2025.
Setelah rampung, pasar ini diharapkan menjadi ikon ekonomi lokal sekaligus ruang publik modern yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, serta menjadi pusat keramaian yang tertata dengan baik di jantung Kota Tenggarong.
Dalam kunjungan ke Pasar Segiri Samarinda, tim dari Dinas PU Kukar meninjau langsung bangunan delapan lantai** dengan luas sekitar 54.000 meter persegi** dan **kapasitas lebih dari 2.500 petak dagang.
Konsep pasar yang memperhatikan fungsi ekonomi, sekaligus penataan kota menjadi acuan penting dalam pengembangan Pasar Tangga Arung.
“Kami ingin memastikan pasar yang dibangun tidak hanya fungsional, tetapi juga menjadi tempat yang layak, tertib, dan menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kukar yang ingin berbelanja maupun beraktivitas,” tegas Jamil.
Pembangunan Pasar Tangga Arung bukan hanya proyek infrastruktur semata.
Lebih dari itu, pasar ini diproyeksikan menjadi simbol kemajuan ekonomi lokal**, bagian dari wajah kota modern, serta komitmen Pemkab Kukar dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dengan belajar dari pengalaman daerah lain dan menerapkan prinsip tata ruang yang cermat, Dinas PU Kukar berharap keberadaan pasar ini, dapat memenuhi harapan masyarakat sekaligus mendorong pergerakan ekonomi di kawasan Kukar ke arah yang lebih baik. (Adv-DPU Kukar)














