Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ananda Emira Moeis Dorong Evaluasi Pemilukada Langsung: Demokrasi Harus Melahirkan Pemimpin Berkualitas

Zahara by Zahara
22 Oktober, 2025
in Kaltim
0
Ananda Emira Moeis Dorong Evaluasi Pemilukada Langsung: Demokrasi Harus Melahirkan Pemimpin Berkualitas

Foto : Kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah Ke -10

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan pentingnya memperkuat nilai-nilai demokrasi lokal melalui mekanisme Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) langsung. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah ke-10 Tahun 2025 yang digelar di Jl. Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, pada Rabu (22/10/2025) malam.

Kegiatan yang mengangkat tema “Pemilukada Langsung: Masalah dan Tantangannya” ini menghadirkan narasumber Andi Misran, SH, serta dimoderatori oleh M. Akbar. Diskusi berlangsung hangat dengan partisipasi aktif masyarakat dan tokoh-tokoh setempat.

Dalam sambutannya, Ananda Emira Moeis menyebut bahwa sistem pemilukada langsung merupakan bentuk kemajuan demokrasi Indonesia, namun perlu terus dievaluasi agar tidak kehilangan esensinya.

“Pemilukada langsung sejatinya adalah wujud nyata kedaulatan rakyat. Namun jika pelaksanaannya hanya diwarnai oleh politik uang dan konflik sosial, maka demokrasi itu kehilangan maknanya,” ujar Ananda.

Ia menegaskan, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana masyarakat dapat menjadi pemilih yang rasional, bukan hanya karena faktor kedekatan atau iming-iming materi.

“Kita ingin demokrasi yang melahirkan pemimpin berkualitas, bukan sekadar pemenang yang paling kuat secara modal,” tambahnya.

Sementara itu, narasumber Andi Misran, SH menyoroti perlunya peran aktif partai politik dan lembaga pendidikan dalam membangun kesadaran politik masyarakat.

“Banyak persoalan muncul karena rendahnya literasi politik masyarakat. Pemilih sering kali tidak memahami substansi program kandidat, sehingga keputusan politiknya rentan dipengaruhi oleh faktor emosional atau pragmatis,” kata Andi Misran.

Menurutnya, pendidikan politik harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya menjelang masa pemilihan. Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah perlu menciptakan ruang-ruang dialog demokratis agar aspirasi publik tidak hanya muncul saat kampanye.

Diskusi yang dipandu oleh M. Akbar berjalan dinamis, dengan berbagai pandangan muncul dari peserta terkait pengalaman pemilukada sebelumnya di daerah masing-masing. Ia menilai kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat kesadaran kolektif warga terhadap demokrasi.

“Demokrasi bukan hanya soal memilih, tapi bagaimana kita menjaga integritas prosesnya. Diskusi seperti ini memperlihatkan bahwa masyarakat ingin demokrasi yang sehat,” ujar Akbar dalam sesi penutup.

Melalui kegiatan ini, Ananda Emira Moeis menegaskan bahwa memperkuat demokrasi lokal bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu atau partai politik, melainkan seluruh elemen masyarakat. Pemilukada langsung harus tetap dijaga agar menjadi wadah aspirasi rakyat, bukan sekadar ritual lima tahunan.

“Kita ingin demokrasi yang mendewasakan rakyat, bukan yang memecah belah,” tutup Ananda dengan tegas disambut tepuk tangan peserta.

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 193
Previous Post

Hj. Mulyana Ingatkan Pemerintah Kutai Timur Siap Hadapi Potensi Penurunan Dana Perimbangan dan PAD

Next Post

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Zahara

Zahara

Next Post
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

6 Juli, 2026
Komisi IV Usulkan Guru Lepas Masuk Skema PJLP agar Gaji Lebih Layak

Komisi IV Usulkan Guru Lepas Masuk Skema PJLP agar Gaji Lebih Layak

6 Juli, 2026
DPRD Kota Samarinda Soroti Dugaan Manipulasi KK pada SPMB, Komisi IV Minta Pengawasan Mutasi Diperketat

DPRD Kota Samarinda Soroti Dugaan Manipulasi KK pada SPMB, Komisi IV Minta Pengawasan Mutasi Diperketat

6 Juli, 2026
Keterbatasan Fiskal, DPRD Samarinda Fokuskan Rehab Ringan Sekolah di 2027

Keterbatasan Fiskal, DPRD Samarinda Fokuskan Rehab Ringan Sekolah di 2027

6 Juli, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

Komisi IV Usulkan Guru Lepas Masuk Skema PJLP agar Gaji Lebih Layak

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.