Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Anggota DPRD Soroti Tantangan Pemberdayaan Nelayan Pasca Pencabutan Kewenangan Laut

Zahara by Zahara
27 November, 2025
in Advedtorial, Kutim
0
Anggota DPRD Soroti Tantangan Pemberdayaan Nelayan Pasca Pencabutan Kewenangan Laut
FacebookTwitterWhatsapp

SANGATTA – Anggota DPRD Komisi B, Faisal Rachman, mengakui adanya tantangan signifikan dalam memberdayakan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, setelah dicabutnya kewenangan pengelolaan laut dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Perubahan regulasi ini dinilai berpengaruh langsung terhadap upaya pengembangan aktivitas perikanan tangkap warga dan memerlukan penyesuaian strategi pemberdayaan.

“Tentu inilah menjadi tantangan karena kita, masyarakat kita, warga kita, itu ada juga kan yang sekarang melakukan aktivitas nelayan yang memang harus terus dikembangkan,” ujar Faisal.

Faisal menjelaskan bahwa akar permasalahan ini berawal dari perubahan kewenangan berdasarkan regulasi. Dinas Perikanan di tingkat kabupaten kini tidak lagi memiliki otoritas untuk mengurusi wilayah laut, karena kewenangan tersebut telah diambil alih sepenuhnya oleh pemerintah provinsi. Hal ini menciptakan kekosongan dalam implementasi program pemberdayaan nelayan di tingkat lokal.

“Ya, karena lingkup dinas perikanan Kutim ini, dinas perikanan kita ini sudah tidak lagi boleh mengurusi laut, makanya itu kewenangannya diambil oleh provinsi.”

Meski menghadapi kendala struktural ini, Faisal menekankan pentingnya tidak mengabaikan potensi ekonomi yang dimiliki oleh wilayah pesisir. Ia menyatakan bahwa sistem pemerintahan yang berjenjang bukanlah halangan, melainkan justru harus dimanfaatkan untuk membangun koordinasi dan sinergi yang solid antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

“Tapi harapan saya, tetap saja potensi-potensi tadi itu wilayah pesisir itu tetap harus dikomunikasikan karena pemerintahan kita itu kan berjenjang.”

Ia menambahkan bahwa keberadaan pemerintah provinsi dan kabupaten harus saling melengkapi dalam mendukung pemberdayaan nelayan. Untuk memastikan keberlanjutan program pemberdayaan bagi nelayan, komunikasi yang intensif dan berkelanjutan antara kedua tingkat pemerintahan ini mutlak diperlukan.

“Nah kita pemerintahan kabupaten tentu harus terus mengkomunikasikan dengan pemerintahan provinsi.”

Komitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi diharapkan dapat menemukan solusi dan model kolaborasi yang tepat, sehingga nasib dan mata pencaharian nelayan tradisional di pesisir tetap dapat terlindungi dan dikembangkan meski dalam kerangka kewenangan yang baru. Upaya ini penting untuk memastikan bahwa perubahan kebijakan tidak mengorbankan kesejahteraan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya dari hasil laut. (ADV)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 510
Previous Post

Anggota DPRD Ingatkan Pentingnya Standar Infrastruktur Menuju Dermaga Kenyamukan

Next Post

DPRD Kutim Soroti Pergeseran Fokus Pemberdayaan Ekonomi Pesisir ke Budidaya Darat

Zahara

Zahara

Next Post
DPRD Kutim Soroti Pergeseran Fokus Pemberdayaan Ekonomi Pesisir ke Budidaya Darat

DPRD Kutim Soroti Pergeseran Fokus Pemberdayaan Ekonomi Pesisir ke Budidaya Darat

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

6 Juli, 2026
Komisi IV Usulkan Guru Lepas Masuk Skema PJLP agar Gaji Lebih Layak

Komisi IV Usulkan Guru Lepas Masuk Skema PJLP agar Gaji Lebih Layak

6 Juli, 2026
DPRD Kota Samarinda Soroti Dugaan Manipulasi KK pada SPMB, Komisi IV Minta Pengawasan Mutasi Diperketat

DPRD Kota Samarinda Soroti Dugaan Manipulasi KK pada SPMB, Komisi IV Minta Pengawasan Mutasi Diperketat

6 Juli, 2026
Keterbatasan Fiskal, DPRD Samarinda Fokuskan Rehab Ringan Sekolah di 2027

Keterbatasan Fiskal, DPRD Samarinda Fokuskan Rehab Ringan Sekolah di 2027

6 Juli, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

Komisi IV Usulkan Guru Lepas Masuk Skema PJLP agar Gaji Lebih Layak

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.