TENGGARONG – Belum genap sepekan pasca pelantikan, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri tak buang waktu.
Ia langsung menggeber langkah awal untuk menjalankan visi besar Kukar Idaman Terbaik bersama Wakil Bupati Rendi Solihin.
Tanpa jeda, Aulia mengumpulkan seluruh jajaran perangkat daerah Pemkab Kukar dan memaparkan secara mendalam 17 program prioritas yang menjadi “nyawa” pembangunan lima tahun ke depan.
“Ini bukan sekadar perkenalan program. Ini penanda bahwa kami langsung kerja sejak hari pertama,” tegas Aulia dalam Rapat Koordinasi (Rakor), Selasa (1/7/2025).
Aulia menjelaskan bahwa Kukar Idaman Terbaik bukanlah visi yang benar-benar baru, melainkan penyempurnaan dari program sebelumnya yang kini dipacu untuk lebih responsif, inovatif, dan berdampak nyata.
“Kata Terbaik bukan sekadar embel-embel. Ia mencerminkan keinginan kami untuk meningkatkan kualitas layanan, mempercepat pembangunan, dan menghadirkan hasil nyata di tengah masyarakat,” ungkap Aulia.
Dua dari 17 program prioritas yang langsung disorot adalah berobat gratis cukup dengan KTP dan pemberian seragam gratis bagi pelajar SD hingga SMA di bawah kewenangan daerah.
“Ini bukan mimpi. Ini tugas bersama. Saya tidak ingin program ini hanya berhenti di kertas. Kita harus pastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujar Aulia dengan nada tegas.
Ia juga menekankan bahwa Rakor perdana ini adalah momen penting untuk menyatukan gerak seluruh perangkat daerah agar bekerja dalam kecepatan, ketepatan, dan kolaborasi.
“Rakor ini bukan seremonial. Ini rapat pergerakan. Pemerintah tidak boleh berjalan lambat. Yang rakyat butuhkan adalah hasil, bukan alasan,” tandas Aulia di hadapan para kepala dinas dan camat se-Kukar.
Dengan semangat tinggi, sinyal jelas telah diberikan: Era kerja cepat, tepat, dan berdampak nyata di Kukar telah dimulai. Program-program prioritas tak hanya akan dijalankan, tetapi dikawal agar menyentuh langsung kehidupan masyarakat hingga ke pelosok desa. (adv)













