SANGGATA – Ruang Akasia Gedung Serba Guna Bukit Pelangi menjadi tempat pelantikan 400 Aparatur PPPK Kutai Timur (Kutim) yang resmi diambil sumpahnya oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman.
Pelantikan ini sekaligus penyerahan SK pengangkatan dan penandatanganan perjanjian kerja bagi PPPK Guru, Tenaga Teknis, dan Tenaga Kesehatan Tahap 2 Formasi Tahun 2024. Hadir pula Wakil Bupati, Ketua DPRD, Forkopimda, serta jajaran BKPSDM.
Kepala BKPSDM Kutim Misliansyah menjelaskan bahwa proses pengangkatan PPPK tahap 2 berpedoman pada regulasi terbaru ASN dan menjadi bagian dari penyelesaian penataan TK2D.
Sejak 2021 hingga 2024, Pemkab Kutim telah mengangkat 7.394 ASN. Untuk formasi 2024, seleksi tahap 2 diikuti 389 peserta, dengan total 390 dinyatakan lulus termasuk hasil optimalisasi. Dari jumlah tersebut, dua orang berstatus TMS karena meninggal dunia dan catatan pidana.
Pengambilan sumpah kali ini diikuti 400 orang, terdiri dari 388 PPPK tahap 2, dua PPPK paruh waktu, dan sepuluh peserta yang belum diambil sumpah pada tahap sebelumnya.
Misliansyah menegaskan bahwa rekrutmen PPPK merupakan kebijakan strategis Bupati untuk memperkuat struktur ASN Kutim guna mewujudkan visi Kutim Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing.
Usai pelantikan, Bupati Ardiansyah meminta seluruh PPPK menjaga amanah, mematuhi perjanjian kerja, dan meningkatkan etos kerja. Ia menekankan penerapan nilai BerAKHLAK sebagai pedoman dalam pelayanan publik.
Ardiansyah juga mengingatkan agar ASN menghindari segala bentuk penyimpangan dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan di Kutim. (ADV/ProkopimKutim/SMN)













