SANGATTA – Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kutai Timur, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim tengah menjalankan dua program besar yang saling berkaitan yaitu pemberdayaan lansia dan percepatan penurunan keluarga berisiko stunting. Kedua fokus ini disampaikan Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, dalam sebuah wawancara terbaru.
Program pemberdayaan lansia dilakukan melalui Sekolah Lansia, sebuah kegiatan tahunan yang menyasar warga usia 40 tahun ke atas. Berbagai aktivitas seperti senam, seni, hingga pelatihan keterampilan diberikan untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus mencegah stres akibat ketiadaan aktivitas. Program ini melibatkan Dinas Pendidikan melalui PKBM dan lembaga kursus, lengkap dengan pelibatan pamong serta penggunaan fasilitas laboratorium. Setelah lulus, para peserta diharapkan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, penanganan keluarga berisiko stunting dilakukan melalui analisis data Keluarga Berisiko Stunting (KRS) yang menyoroti faktor “4T”: terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat jarak kelahiran, dan terlalu banyak jumlah anak. DPPKB menargetkan penurunan jumlah keluarga berisiko dari 19.000 menjadi 11.000 sesuai amanat Peraturan Bupati. Dua kecamatan, Sangatta Utara dan Bengalon, disebut sebagai penyumbang angka tertinggi.
Untuk mempercepat pencapaian target, edukasi penggunaan KB modern terus digencarkan melalui tim pendamping keluarga. Namun, Junaidi menegaskan bahwa pengurangan risiko stunting bukan hanya tugas DPPKB, melainkan memerlukan dukungan lintas perangkat daerah.
Program 1.000 Rumah Layak Huni, penyediaan air bersih gratis oleh PDAM bagi keluarga di Desil 1–4, hingga pembukaan 50.000 lapangan pekerjaan oleh Dinas Tenaga Kerja menjadi bagian dari upaya kolaboratif tersebut. Dengan sinergi yang kuat, Pemkab Kutim berharap dapat menurunkan prevalensi stunting hingga berada di bawah 24 persen dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat serta sejahtera. (ADV/ProkopimKutim/SMN)













