Anggota DPRD Kalimantan Timur, Baharuddin Muin, mendesak Pemerintah Provinsi Kaltim untuk segera merancang program-program prioritas yang dapat menurunkan tingkat pengangguran di wilayah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa masalah pengangguran saat ini menjadi salah satu tantangan utama yang perlu segera diatasi.
Baharuddin Muin menjelaskan, salah satu faktor penyebab tingginya angka pengangguran di Kaltim adalah terbatasnya jumlah lapangan kerja yang tersedia, sementara jumlah pencari kerja terus meningkat. Hal ini memerlukan perhatian serius dari Pemprov Kaltim untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja yang dapat menampung angkatan kerja lokal.
“Kami mengajak Pemprov Kaltim untuk lebih mendalami kondisi ekonomi daerah dan fokus pada penyediaan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkap Muin, Selasa (12/11/24).
Muin juga menyarankan agar Pemprov Kaltim melakukan koordinasi yang lebih intens dengan para investor untuk membuka lebih banyak kesempatan kerja.
“Dengan kolaborasi yang lebih erat, diharapkan akan ada penyerapan tenaga kerja yang lebih tinggi, yang pada akhirnya akan mengurangi angka pengangguran di provinsi ini,” tuturnya.
Selain itu, Muin menekankan pentingnya Pemprov Kaltim untuk memperhatikan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh, dengan fokus pada sektor-sektor yang berpotensi besar untuk menyerap banyak tenaga kerja. Ia juga mengusulkan agar prinsip padat karya lebih diutamakan dibandingkan padat modal dalam pengembangan sektor-sektor tersebut.
“Saat kondisi ekonomi menghadapi tantangan, pemerintah harus memiliki langkah-langkah konkret untuk menjaga stabilitas penyerapan tenaga kerja,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Baharuddin Muin berharap agar Pemprov Kaltim dapat lebih jeli dalam mengidentifikasi peluang usaha di berbagai sektor potensial, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih efektif dalam menciptakan lapangan kerja dan menurunkan tingkat pengangguran.
“Upaya yang terencana dan terfokus sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini,” pungkasnya. (ADV)













