Samarinda – Kondisi SDN 020 Samarinda Utara mendapat sorotan tajam dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti. Sekolah tersebut dinilai dalam keadaan memprihatinkan dan mendesak untuk masuk prioritas utama perbaikan infrastruktur pendidikan.
Puji yang turun langsung meninjau lokasi bersama anggota Komisi IV menemukan banyak kekurangan di sekolah itu. Salah satu yang paling mengkhawatirkan adalah letaknya yang berada di tepi jurang, sehingga membahayakan keselamatan siswa dan guru.
“SDN 020 harus jadi prioritas. Kekurangannya banyak, dan lokasinya dekat jurang. Ini jelas berisiko,” ujarnya.
Ia menyebut, hasil temuan lapangan akan segera dilaporkan kepada Ketua DPRD Kota Samarinda untuk kemudian direkomendasikan kepada Wali Kota Samarinda agar segera ditindaklanjuti.
Puji menegaskan, perbaikan harus dilakukan segera supaya kegiatan belajar-mengajar dapat berjalan lancar tanpa mengancam keselamatan.
Riwayat sekolah ini juga memperkuat alasan perbaikan mendesak. Dua kali atap bangunan terlepas akibat hujan deras hingga menyebabkan plafon bocor dan mengganggu proses pembelajaran.
Selain kerusakan fisik, Puji menyoroti buruknya fasilitas penunjang, mulai dari sanitasi yang tidak layak hingga akses jalan yang sulit dilalui.
Menurutnya, pembangunan sekolah harus direncanakan secara menyeluruh, termasuk penyediaan air bersih, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), perpustakaan, dan sanitasi memadai.
“Kita ingin mendorong standar sanitasi yang baik di sekolah. Lingkungan belajar harus aman, sehat, dan nyaman agar anak-anak bisa berkembang optimal,” pungkasnya. (adv)













