KUTAI BARAT – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Pemberita Injil (GEPEMBRI) Jemaat Bigung Baru, Kabupaten Kutai Barat, Rabu (9/9/2026).
Peletakan batu pertama tersebut menandai dimulainya pembangunan rumah ibadah yang diharapkan menjadi pusat persekutuan, pelayanan, dan pembinaan iman bagi jemaat, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.
Dalam kesempatan itu, Ekti menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaat, para hamba Tuhan, serta pihak-pihak yang telah bergotong royong mendukung pembangunan gereja tersebut.
Pembangunan GEPEMBRI Jemaat Bigung Baru mendapat dukungan anggaran sebesar Rp1,8 miliar. Angka tersebut lebih besar dari proposal awal yang diajukan sebesar sekitar Rp1,3 miliar.
Menurut Ekti, dukungan anggaran tersebut diharapkan dapat membantu memastikan pembangunan gereja berjalan secara optimal hingga selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh jemaat.
“Ini adalah awal yang baik. Mudah-mudahan pembangunan gereja ini menjadi berkat bagi jemaat dan masyarakat di Bigung Baru,” ujar Ekti.
Ia berharap pembangunan dapat berjalan lancar, tepat waktu, serta tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh jemaat.
Ekti juga menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah merupakan salah satu ikhtiar yang ingin terus diperjuangkannya selama menjalankan amanah sebagai anggota DPRD.
Menurutnya, dukungan terhadap rumah ibadah tidak hanya diberikan kepada satu kelompok keagamaan, tetapi juga mencakup berbagai tempat ibadah masyarakat.
“Ketika saya menjadi anggota DPRD, ada keinginan dan ikhtiar yang saya perjuangkan, salah satunya membantu pembangunan tempat ibadah. Bukan hanya gereja, tetapi juga masjid dan langgar,” tegasnya.
Ia menilai keberadaan rumah ibadah memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya sebagai tempat menjalankan kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang membangun kebersamaan dan pembinaan masyarakat.
Dengan dimulainya pembangunan GEPEMBRI Jemaat Bigung Baru, Ekti berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan menghasilkan rumah ibadah yang representatif bagi jemaat serta dapat menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Bigung Baru.













