Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai mengambil langkah strategis dalam mempersiapkan berbagai kebijakan menjelang bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idulfitri 2026. Sejumlah sektor menjadi perhatian utama, mulai dari aktivitas tempat hiburan malam, penukaran uang, hingga pengaturan takbiran keliling.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan Pemkot telah berkoordinasi dengan Komisi II DPRD Samarinda untuk memastikan seluruh kebijakan berjalan sesuai dengan peraturan daerah (perda) yang berlaku.
“Untuk bulan suci Ramadhan, sesuai perda, tempat hiburan malam wajib tutup mulai H-3 sebelum Ramadhan dan baru boleh beroperasi kembali H+3 setelah Lebaran,” ujar Marnabas.
Selain itu, Pemkot Samarinda juga memberi perhatian khusus terhadap maraknya praktik penukaran uang di luar perbankan yang kerap meningkat menjelang Lebaran. Menurut Marnabas, aktivitas tersebut perlu diatur agar tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
“Kami tidak menginginkan penukaran uang dilakukan secara sembarangan di luar bank. Nanti Pemkot akan mengundang seluruh pihak perbankan untuk dikonsolidasikan. Kita ingin tahu kapasitas layanan mereka, karena bisa dilihat orang-orang yang menukar uang itu setiap hari cukup banyak,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengaturan ini penting agar kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil dapat terpenuhi secara aman, resmi, dan terkontrol hingga mendekati Idulfitri.
Sementara itu, terkait tradisi takbiran keliling, Pemkot Samarinda juga akan kembali menerapkan aturan seperti tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan takbiran tetap diperbolehkan, namun harus mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah, termasuk penggunaan kendaraan dan pengaturan rute demi menjaga ketertiban dan keselamatan.
“Kita ingin suasana Ramadhan dan Lebaran tetap semarak, tetapi juga tertib, aman, dan tidak mengganggu ketertiban umum,” pungkas Marnabas.
Dengan berbagai langkah ini, Pemkot Samarinda berharap pelaksanaan ibadah Ramadhan hingga perayaan Idulfitri 2026 dapat berjalan kondusif, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh warga kota. (Mujahid)













