JAKARTA – Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kutai Timur (Kutim) resmi menandatangani nota kesepahaman kerja sama strategis. Kolaborasi ini bertujuan mengembangkan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat kapasitas lembaga zakat di daerah.
Kerja sama ini menjadi lanjutan kunjungan IIQ ke Kutim beberapa waktu lalu, sekaligus menegaskan komitmen kedua pihak dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi untuk pemberdayaan umat. Rektor IIQ Jakarta, Nadjmatul Faizah, menjelaskan IIQ telah berkiprah selama 45 tahun sebagai pesantren usia kampus dengan fokus pada Ulumul Qur’an dan Tahfiz, serta mendidik sarjana perempuan.
“IIQ Jakarta kembali membuka program pascasarjana sejak 1998 dan program doktoral pada 2016,” kata Nadjmatul. Saat ini IIQ menawarkan program studi mulai dari Hukum Ekonomi Syariah, Manajemen Zakat dan Wakaf, hingga Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Kampus ini juga menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah seperti Riau dan Kutai Kartanegara.
Ketua BAZNAS Kutim, Masnip Sofwan, menyatakan ketertarikannya pada berbagai jurusan dan fasilitas IIQ, serta berharap dukungan penuh Bupati Kutim. Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan dukungannya, sekaligus menyoroti prestasi BAZNAS Kutim sebagai pengumpul zakat terbanyak yang sebagian besar berasal dari ASN.
Ardiansyah berharap kerja sama ini membuka peluang pendidikan berkualitas bagi anak-anak Kutim. Ia juga menantang BAZNAS memperluas pengumpulan zakat tidak hanya dari ASN tetapi juga sektor perusahaan. Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat Kutim.(ADV/ProkopimKutim/SMN)













