TENGGARONG, — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengawal pelaksanaan proyek infrastruktur di daerah.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, melakukan peninjauan langsung terhadap salah satu proyek jalan yang dibiayai melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit di ruas Suka Damai–Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat.
Dalam kunjungannya, Linda mengonfirmasi bahwa progres fisik proyek tersebut telah mencapai sekitar 95 persen dan nyaris rampung.
“Pekerjaan jalan yang Kami laksanakan ini, berupa rigid pavement sepanjang kurang lebih 660 meter,” ujarnya, saat di temui media ini, Jum’at (20/6/2025) sore.
“Dan, saat Kami tinjau ke lapangan, progresnya sudah sangat baik dan hampir selesai,” lanjutnya.
Linda menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari pemanfaatan anggaran DBH Sawit tahun 2025 yang diterima oleh Dinas PU Kukar.
Namun, ia mencatat bahwa besaran anggaran tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun ini Kami hanya menerima kurang lebih Rp8 miliar, sementara tahun sebelumnya mencapai sekitar Rp16 miliar, bahkan sempat menyentuh angka Rp19 miliar pada dua tahun lalu,” jelasnya.
“Kami belum memahami secara detail rumus perhitungan alokasinya, tetapi tren penurunannya jelas terasa di bidang Kami,” ungkapnya.
Penurunan tersebut, menjadi tantangan tersendiri bagi Dinas PU, mengingat masih luasnya wilayah Kabupaten Kukar yang perlu ditangani, khususnya terkait perbaikan jalan.
“Kabupaten Kukar ini sangat luas, dan masih banyak ruas jalan yang kondisinya rusak ringan hingga rusak berat, dan harus segera kami tangani,” tegas Linda.
Ia menambahkan, berdasarkan data per akhir 2024 hingga awal 2025, tingkat kemantapan jalan kabupaten baru mencapai 63,2 persen.
Artinya, masih ada 37,8 persen jalan yang belum masuk kategori mantap.
“Dari total panjang jalan kabupaten sebesar 2.196,94 kilometer, Kami masih memiliki pekerjaan rumah besar, untuk meningkatkan kualitas dan kemantapannya,” tambah Linda.
“Harapannya, ke depan Kami bisa mendapatkan anggaran yang lebih memadai, untuk mendukung percepatan perbaikan jalan di seluruh wilayah,” pungkasnya. (Adv-DPU Kukar)














