Samarinda – Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 dengan tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” menjadi momen refleksi bagi DPRD Kota Samarinda. Upacara di Lapangan Parkir GOR Segiri, Minggu (17/8/2025), berlangsung khidmat dengan pengibaran bendera merah putih oleh 42 pelajar pilihan.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyampaikan apresiasinya atas peringatan bersejarah ini sekaligus menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dikawal pemerintah, terutama dalam hal kesejahteraan masyarakat.
“Yang pertama-tama kita ucapkan selamat ulang tahun Republik Indonesia ke-80. Namun, berkaitan dengan itu, masih banyak PR-PR pemerintah, khususnya terkait kesejahteraan,” ujarnya usai mengikuti upacara.
Novan menilai pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Samarinda harus menjadi prioritas utama. Ia menekankan bahwa kemajuan infrastruktur memang penting, tetapi tidak boleh hanya terpusat pada titik tertentu.
“Hari ini masih banyak kekurangan yang ada, tapi kita terus mendorong pemerintah agar yang pertama adalah pemerataan pembangunan di semua wilayah Kota Samarinda,” katanya.
Selain pembangunan, Novan juga menyoroti persoalan ekonomi. Ia berharap Pemkot Samarinda mampu membuka peluang investasi strategis yang dapat menciptakan lapangan kerja baru. Hal ini dinilainya penting untuk menampung tenaga kerja lokal, khususnya dari kalangan generasi produktif.
“Kita berharap Pemerintah Kota Samarinda membuka peluang investasi agar dari situ dapat terbuka lapangan pekerjaan. Dengan begitu, masyarakat kita, khususnya generasi produktif, bisa lebih berkontribusi,” jelasnya.
Tak hanya itu, sektor pendidikan juga menjadi sorotan. Novan menilai peningkatan kualitas pendidikan merupakan kunci utama dalam mempersiapkan generasi emas.
Ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak boleh sebatas pembangunan infrastruktur sekolah, melainkan juga peningkatan kualitas pembelajaran.
“Peran pemerintah harus benar-benar mengawal. Bukan hanya kualitas infrastruktur sekolah, tetapi yang terpenting adalah kualitas pendidikan, agar siswa-siswi kita lebih kompetitif di masa depan,” pungkasnya. (adv)













