SANGATTA – Penguatan sektor usaha mikro kembali menjadi perhatian PT Kaltim Prima Coal (KPC). Melalui Program Urang Sengata Berdaya (USB) Batch II, perusahaan menyalurkan bantuan modal usaha stimulan senilai Rp125 juta kepada 25 pelaku UMKM dari masyarakat Kutai Sangatta.
Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp5 juta sebagai tambahan modal untuk mengembangkan usaha. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan Departemen Community Empowerment melalui Local Business Development (LBD) KPC bersama Koperasi Insan Tangguh Sejahtera (KiTS).
Penutupan kegiatan berlangsung di Balai Pertemuan Desa Sangatta Utara dan dipimpin Act Manager Community Empowerment KPC Muhammad Yusuf. Hadir pula unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, lembaga adat, pengurus KiTS, serta Superintendent LBD KPC Faizal.
Selain memberikan bantuan modal, USB Batch II juga membekali peserta dengan pelatihan kewirausahaan agar mampu mengembangkan usaha secara lebih profesional. Program ini secara khusus menyasar masyarakat Kutai yang ingin memperkuat usaha berbasis UMKM.
Kepala Seksi Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Elysabeth Artikawati yang mewakili Camat Sangatta Utara menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan perusahaan menjadi langkah positif dalam meningkatkan daya saing pelaku UMKM.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Pengetahuan yang diperoleh peserta selama pelatihan diharapkan melahirkan motivasi, inovasi, dan produk-produk baru, khususnya di bidang kuliner,” katanya.
Program ini juga mendapat respons positif dari para peserta. Nur Diani, pemilik usaha Jabersa (Jasa Bersih Rumah Sangatta), mengungkapkan pelatihan yang diikutinya sejak Batch I membawa perubahan terhadap perkembangan usahanya.
“Dulu saya belum memahami pembukuan maupun pengelolaan usaha. Setelah mendapatkan pelatihan dan bantuan modal, usaha saya bisa berkembang dan pendapatan mulai meningkat,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Mega Soraya, Sekretaris Adat Kutai Sengata sekaligus pemilik usaha Mega Flowers. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan jumlah peserta yang lebih banyak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama KPC, yang telah mendukung pelaksanaan USB. Harapan kami, program seperti ini terus berjalan dan pesertanya semakin bertambah,” ucapnya.
Superintendent LBD KPC Faizal menjelaskan USB Batch II diikuti 40 peserta yang berasal dari tiga kelompok, yakni Lembaga Adat Besar Kutai Sengata, Lembaga Adat Kutai Sangata, dan Persatuan Purnabakti Karyawan KPC. Setelah pelatihan, peserta masih mendapatkan pendampingan intensif melalui 12 kali pertemuan, tiga sesi kelas kewirausahaan, serta pembinaan hingga satu tahun.
Muhammad Yusuf menambahkan, KPC akan terus menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan.
“KPC merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat Kutai Timur. Komitmen kami adalah mendukung peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya.(adv)













