Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Sarkowi V Zahry, menyoroti ancaman penyakit sosial yang mulai terlihat di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ia menyebut maraknya praktik prostitusi menjadi salah satu persoalan serius yang perlu segera ditangani.
“Kalau dibiarkan, dampaknya bisa merusak struktur sosial masyarakat lokal,” ujar Sarkowi, Rabu (30/7/25).
Ia menegaskan bahwa keberadaan IKN sebagai simbol peradaban dan pusat pemerintahan masa depan tidak boleh tercoreng oleh praktik-praktik menyimpang seperti prostitusi.
Sarkowi meminta Pemprov Kaltim dan Otorita IKN segera bersinergi melakukan penanganan sejak dini.
Ia juga mengingatkan bahwa penanganan tak cukup hanya lewat penindakan, tapi perlu upaya edukatif dan pencegahan agar warga sekitar tidak ikut terjerumus.
“Edukasi harus digencarkan. Jangan sampai warga lokal tergoda menjadi pelaku atau konsumen,” tegasnya.
Politisi Golkar itu mendorong aparat penegak hukum lebih aktif melakukan razia dan membongkar jaringan mucikari yang mengatur praktik tersebut.
“Mucikari harus ditindak. Harus ada razia dan penegakan hukum yang serius,” katanya.
Sarkowi menyebut persoalan ini bisa menjadi bom waktu sosial jika tidak ditangani secara menyeluruh.
“Kami meminta seluruh pihak bekerja sama agar ancaman penyakit sosial di kawasan penyangga maupun inti IKN tidak berkembang semakin luas,” tandasnya.(ADV DPRD KALTIM)
Penulis : NA













