Samarinda,- Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan pentingnya Masa Pengenalan Sekolah (MPLS) dalam mendukung siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah mereka.
MPLS, yang merupakan kegiatan penting bagi peserta didik baru, bertujuan untuk memperkenalkan program sekolah, tata kelola, sarana dan prasarana, serta cara belajar.
“Melalui MPLS, kami harapkan para siswa dapat lebih mandiri di sekolah. MPLS sangat menunjang proses pendidikan dan juga untuk saling mengenal satu sama lain,” ujar Deni kepada awak media di Kantor DPRD Samarinda, Rabu (17/07/2024).
Dalam konteks Kurikulum Merdeka Belajar, MPLS memiliki beberapa perbedaan dibandingkan dengan Masa Orientasi Sekolah (MOS) pada kurikulum sebelumnya. Fokus utamanya adalah menciptakan sekolah yang inklusif, berkebangsaan, aman, ramah anak, dan nyaman bagi peserta didik. Kegiatan MPLS kini tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah tetapi juga membangun kebersamaan dan rasa nyaman di kalangan siswa baru.
“Pada Kurikulum Merdeka Belajar, MPLS tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun rasa nyaman dan kebersamaan bagi para siswa baru. Guru dan siswa baru saling mengenal, mengetahui ruang belajar dan perpustakaan, serta tempat-tempat penting lainnya di sekolah,” jelas Deni.
Deni juga menekankan bahwa petunjuk teknis (Juknis) MPLS untuk tahun ajaran 2024/2025 melarang perpeloncoan fisik. MPLS harus menjadi momen yang menyenangkan bagi siswa baru, dengan fokus pada kegiatan positif seperti permainan dan pengawasan ketat dari kepala sekolah serta guru.
“Kegiatan MPLS diawasi oleh kepala sekolah dan guru. MPLS ini diisi dengan kegiatan positif seperti games, sehingga perpeloncoan tidak akan terjadi,” tambahnya. (ADV)













