TENGGARONG – Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar), Triyatma, menjelaskan bahwa tidak semua destinasi pariwisata di Kukar dikelola langsung oleh pemerintah daerah. Beberapa di antaranya telah menghasilkan pendapatan, seperti Pulau Kumala, Planetarium Jagad Raya, Waduk Panji Sukarame, dan Pantai Tanah Merah di Samboja.
“Pulau Kumala telah menyumbang pendapatan sejak 2017. Waduk Sukarame juga telah menjadi objek wisata sejak awal berdirinya. Planetarium Jagad Raya, awalnya di bawah Dinas Kebudayaan sejak tahun 2000, kemudian diserahkan ke Dispar pada tahun 2017. Jumlah pendapatan yang masuk dari awal tahun 2024 hingga saat ini mencapai sekitar 400 jutaan,” ungkap Triyatma.
Ia menjelaskan bahwa beberapa destinasi lain di Kukar dikelola oleh individu atau kelompok masyarakat, seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Pendapatan dari destinasi ini langsung berhubungan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, seperti Pantai Ambalat, Kubang, dan Pemedas.
Triyatma juga menyoroti potensi pariwisata yang belum sepenuhnya dimanfaatkan di daerah tersebut.
Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang efektif dan kerjasama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mengoptimalkan potensi pariwisata yang ada.
“Dengan pengelolaan yang tepat dan promosi yang baik, kami yakin potensi pariwisata di Kukar dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat lokal,” tutupnya. (Yah/ADV/DiskominfoKukar)













