Samarinda – Dalam upaya mempercepat pembangunan infrastruktur strategis, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memaparkan fokus utamanya pada rencana pembangunan jalan pendekat yang menghubungkan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (APT Pranoto) dengan Kecamatan Sambutan. Langkah ini digadang-gadang menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi serta peningkatan konektivitas di Samarinda.
“Jalan pendekat ini bukan hanya sekadar akses, melainkan investasi jangka panjang yang akan memajukan Samarinda sebagai kota modern dan berdaya saing,” ujar Andi Harun.
Proyek ini disebut akan berdampak besar pada peningkatan nilai properti, pergerakan ekonomi lokal, hingga terciptanya lapangan kerja baru.
Rencana Detail dan Strategi Implementasi
Rencana pembangunan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan konektivitas yang mendesak antara kawasan bandara dan pusat ekonomi di Sambutan. Wali Kota menekankan pentingnya desain jalan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan. Untuk wilayah perumahan, jalan dengan lebar 12 meter dinilai cukup, sementara kawasan dengan aktivitas ekonomi tinggi memerlukan lebar hingga 30 meter.
Selain itu, Andi Harun juga meminta Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPKAD) segera menginventarisasi aset-aset pemerintah.
“Efisiensi dan efektivitas penggunaan aset pemerintah adalah kunci untuk mempercepat proyek ini tanpa membebani anggaran daerah,” jelasnya.
Target Pembangunan
Dinas PUPR Samarinda menargetkan perencanaan proyek selesai pada 2025, sehingga konstruksi dapat dimulai pada tahun berikutnya. Pembangunan ini diyakini akan mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di Samarinda. Dengan akses yang lebih baik, daerah Sambutan berpotensi berkembang menjadi kawasan bisnis dan residensial modern.
Harapan dan Komitmen Pemerintah
Wali Kota menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu. Dukungan masyarakat dan sektor swasta juga diharapkan untuk memastikan keberhasilan proyek.
“Dengan visi besar ini, Samarinda tidak hanya menjadi kota transit, tetapi pusat ekonomi yang kompetitif di Kalimantan Timur,” tutup Andi Harun.
Pembangunan jalan pendekat ini tidak hanya memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga memposisikan Samarinda sebagai salah satu kota dengan infrastruktur terbaik di Indonesia. Dukungan dan kolaborasi dari semua pihak akan menjadi kunci kesuksesan proyek ambisius ini. (Mujahid)













