TENGGARONG, – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) tengah mempersiapkan pembangunan Taman Kota Tenggarong, sebagai upaya strategis memperluas ruang terbuka hijau, sekaligus menata kawasan pusat pemerintahan dan budaya.
Sebagai langkah awal, Dinas PU Kukar menggelar Rapat Pre-Construction Meeting (PCM) yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, di ruang rapat Kantor Dinas PU beberapa waktu lalu.
Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Bidang Cipta Karya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), konsultan pengawas, tenaga ahli, serta tim teknis yang akan menangani proyek tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wiyono menegaskan bahwa pembangunan taman Kota ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah, untuk menghadirkan ruang publik yang nyaman, aman, dan inklusif bagi masyarakat Kutai Kartanegara.
“Proyek ini bukan sekadar memperindah kawasan, melainkan juga menyediakan ruang terbuka hijau yang ramah lingkungan dan multifungsi,” ujar Wiyono saat ditemui media, Selasa (27/5/2025).
Ia menambahkan bahwa taman ini nantinya akan menjadi tempat rekreasi, edukasi, serta pusat berbagai kegiatan budaya yang mampu mempererat kebersamaan dan rasa kebanggaan masyarakat lokal.
Kepala Dinas PU juga menekankan pentingnya profesionalisme dan kualitas, dalam setiap tahapan pembangunan.
“Mutu pekerjaan harus diutamakan agar taman ini tidak hanya estetis, tetapi juga tahan lama dan berfungsi optimal,” imbuhnya.
Selain itu, Wiyono menjelaskan bahwa Taman Kota Tenggarong akan berperan penting dalam menata kawasan Kota Raja, yang selama ini menjadi pusat aktivitas sosial dan pemerintahan Kukar.
Penataan tersebut, diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus memperkuat citra Tenggarong sebagai kota yang bersih, hijau, dan berbudaya.
“Taman ini, dirancang sebagai ruang publik inklusif yang dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang,” jelas Wiyono.
Rapat PCM juga membahas aspek teknis pembangunan secara mendalam, mulai dari desain, pemilihan material, hingga pengelolaan lingkungan selama dan setelah proses konstruksi berlangsung.
Wiyono mengatakan pihaknya menerima masukan berharga dari konsultan pengawas, serta tenaga ahli terkait langkah-langkah pelaksanaan yang efisien dan ramah lingkungan.
Semua persiapan ini, dilakukan agar pembangunan taman dapat berjalan sesuai jadwal, tepat waktu, dan sesuai anggaran yang telah ditetapkan.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif, dengan seluruh pihak terkait demi hasil yang maksimal dan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan Taman Kota Tenggarong menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Daerah, dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Dengan tersedianya ruang terbuka hijau yang memadai, diharapkan kualitas hidup warga Kukar meningkat dari segi kesehatan, sosial, dan budaya.
Lebih dari sekadar fasilitas umum, taman ini diharapkan menjadi simbol kebanggaan sekaligus tempat berkumpul dan beraktivitas yang memperkuat solidaritas masyarakat Kutai Kartanegara. (Adv-DPU Kukar)














