KAUBUN — Sekitar 150 ribu pekerja lepas yang berdomisili di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini akan menerima asuransi ketenagakerjaan secara gratis. Seluruh biaya akan ditanggung oleh pemerintah daerah. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun.
“Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berkomitmen untuk melindungi para pekerja rentan. Program asuransi ini akan mencakup petani, ojek online, dan pekerja lepas lainnya,” tutur Mahyunadi dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung BPU Desa Bumi Rapak.
Ia pun memaparkan bahwa program asuransi ketenagakerjaan ini tidak hanya memberikan perlindungan terhadap sakit dan kecelakaan kerja, tetapi juga memberikan jaminan bagi keluarga jika peserta meninggal dunia. “Bagi peserta yang meninggal, ahli waris akan menerima santunan sebesar Rp 40 juta,” imbuhnya.
Dengan adanya program asuransi ketenagakerjaan ini, Mahyunadi berharap masyarakat, khususnya para pekerja rentan, bisa merasa lebih aman dan terlindungi dari risiko-risiko yang bisa terjadi dalam keseharian mereka. Program ini diharapkan dapat mendorong rasa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah serta mempercepat upaya pemerataan kesejahteraan di Kabupaten Kutai Timur.
“Ini adalah wujud kehadiran pemerintah untuk masyarakat. Asuransi ini gratis, seluruh biayanya akan ditanggung oleh Pemkab Kutim. Kami pastikan semua peserta akan menerima kartu asuransi. Saya tegaskan, jangan ada yang membayar apapun sebelum kartu tersebut diterima. Begitu kartu asuransi tercetak, kami akan segera membagikannya kepada masyarakat,” tegas Mahyunadi. (ADV/ProkopimKutim/SMN)













