Balikpapan – Anggota DPRD Kalimantan Timur, H. Baba, kembali melaksanakan kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah ke-7 tahun 2025. Acara dengan tema “Keterkaitan Antara Politik dan Kesejahteraan Sosial” ini digelar di RT 6, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Senin (18/8/2025) sore.
Dalam sambutannya, H. Baba menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mewujudkan demokrasi yang bermuara pada kesejahteraan rakyat.
“Politik itu bukan sekadar wacana kekuasaan, tetapi bagaimana hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Demokrasi akan semakin kuat jika warga ikut mengawal arah kebijakan pembangunan,” tegas H. Baba.
Sebagai narasumber pertama, Ruddy Iskandar menyoroti perlunya kedekatan antara wakil rakyat dengan warga agar kebijakan yang lahir benar-benar sesuai kebutuhan lapangan.
“Seringkali ada jarak antara kebijakan politik dengan realitas di masyarakat. Diskusi seperti ini menjadi penting untuk menyatukan perspektif, agar kesejahteraan sosial benar-benar tercapai,” ujar Ruddy.
Narasumber kedua, Johan’s, dosen Universitas Balikpapan (Uniba), memberikan sudut pandang akademis terkait hubungan politik dengan pembangunan sosial.
“Kesejahteraan sosial adalah indikator keberhasilan politik. Bila politik gagal menghadirkan kesejahteraan, maka demokrasi dianggap tidak bekerja. Itulah sebabnya masyarakat harus aktif, kritis, dan terus terlibat dalam proses politik,” jelas Johan’s.
Acara yang dimoderatori oleh Siti Aminah ini berlangsung dinamis. Warga RT 6, RT 7, dan sekitarnya turut aktif memberikan pertanyaan dan masukan, terutama terkait persoalan kesejahteraan, pendidikan, dan layanan publik.
Menurut panitia, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman politik di tingkat lokal sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat, akademisi, dan masyarakat.













