Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, mengimbau warga Kelurahan Palaran untuk menyetok air sebagai antisipasi penghentian sementara distribusi air bersih. Hal ini menyusul rencana pengurasan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Kalhol yang akan berlangsung Kamis, 15 Mei 2025.
Pengurasan bak penampungan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Kalhol yang rutin dilakukan setiap tiga bulan ini dijadwalkan berlangsung selama 8 hingga 10 jam, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA. Selama proses ini, distribusi air ke rumah-rumah warga di Kelurahan Palaran akan dihentikan sementara.
“Pengurasan ini tentu memakan waktu yang lama, maka masyarakat diharapkan mempersiapkan ketersediaan air selama penghentian distribusi dari PDAM,” ujar Viktor Yuan saat memberikan imbauan kepada masyarakat, Rabu (14/5/2025).
Ia menekankan pentingnya kesiapan warga dalam menghadapi gangguan layanan air bersih, terutama untuk kebutuhan sehari-hari selama proses pembersihan berlangsung.
“Menyetok air itu penting, kalau tidak mempersiapkan saat ini, besok warga pasti kesulitan,” tambahnya.
Sementara itu, Staf Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Taufik, menjelaskan bahwa kegiatan pengurasan bak merupakan langkah rutin untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan air yang sampai ke pelanggan tetap bersih dan layak konsumsi,” jelas Taufik.
Pihak Perumdam juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait dan menginformasikan kepada warga di wilayah terdampak agar mulai menampung air sejak hari ini sebagai antisipasi gangguan layanan besok.
Warga diimbau untuk bijak mengelola cadangan air yang disimpan agar kebutuhan selama penghentian distribusi tetap terpenuhi. (adv)













