Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, menyerukan pentingnya langkah strategis untuk memberdayakan pemuda di Kaltim sebagai motor penggerak pembangunan daerah.
Menurutnya, pemuda harus diposisikan sebagai aset strategis yang dipersiapkan untuk menghadapi tantangan global sekaligus menjadi agen perubahan di daerah.
“Pemuda adalah masa depan Kaltim. Kita harus memetakan potensi mereka agar program pemberdayaan lebih efektif. Kita perlu memahami kekuatan dan kelemahan mereka untuk menciptakan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan,” ungkapnya, Kamis (21/11/2024).
Ia juga menyoroti tantangan pemerataan akses pendidikan dan ekonomi bagi pemuda, terutama di wilayah pedalaman. Menurut Agusriansyah, masih banyak anak muda di Kaltim yang tertinggal karena keterbatasan infrastruktur dan akses informasi.
“Pemerintah wajib menjamin seluruh pemuda, baik di perkotaan maupun daerah terpencil, memiliki peluang yang sama untuk berkembang. Jangan sampai ada yang tertinggal hanya karena mereka lahir di daerah dengan akses terbatas,” tegas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Untuk mewujudkan pemberdayaan yang berkelanjutan, Agusriansyah mengusulkan agar program tersebut dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dengan begitu, program-program ini tidak hanya menjadi wacana, tetapi terintegrasi dalam kerangka kebijakan jangka panjang.
“Jika pemberdayaan pemuda masuk dalam rencana strategis daerah, pemerintah akan memiliki acuan jelas dan terukur dalam melaksanakan program. Ini penting agar dampaknya bisa dirasakan secara nyata,” ujarnya.
Lebih dari itu, Agusriansyah menekankan pentingnya melibatkan pemuda dalam proses pengambilan keputusan. Dengan memberi mereka ruang untuk berkontribusi, generasi muda tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Pemuda harus dilibatkan dalam pembangunan, terutama dalam pengambilan keputusan. Ini akan mendorong mereka untuk lebih peduli dan berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan daerah,” pungkasnya.
Seruan ini menunjukkan perhatian DPRD Kaltim terhadap peran pemuda dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah. Agusriansyah berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menjadikan pemuda sebagai pilar utama kemajuan Kaltim. (ADV)













