Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Pesut Mahakam Terancam, DKP Kukar Minta Pembangunan Lebih Ramah Lingkungan

Zahara by Zahara
21 Juli, 2025
in Advedtorial, Diskominfo Kutai Kartanegara
0
Pesut Mahakam Terancam, DKP Kukar Minta Pembangunan Lebih Ramah Lingkungan

Foto : Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) mengingatkan adanya risiko serius terhadap kelangsungan hidup Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris), menyusul maraknya pembangunan dan aktivitas ekonomi di kawasan perairan Mahakam.

FacebookTwitterWhatsapp

TENGGARONG – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) mengingatkan adanya risiko serius terhadap kelangsungan hidup Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris), menyusul maraknya pembangunan dan aktivitas ekonomi di kawasan perairan Mahakam yang menjadi habitat utama satwa endemik tersebut.

Kepala DKP Kukar, Muslik, mengatakan bahwa setiap bentuk intervensi di kawasan perairan—termasuk pembangunan infrastruktur dan aktivitas pertambangan—berpotensi mengganggu sistem ekologi sungai dan mempercepat penurunan populasi pesut.

“Pembangunan memang tak bisa dihindari, tapi kita harus ingat bahwa Mahakam adalah rumah bagi Pesut Mahakam. Sekali habitatnya terganggu, dampaknya bisa sangat fatal,” ujar Muslik, Senin (21/7/2025).

Pesut Mahakam saat ini berada dalam status terancam punah, dengan jumlah populasi yang terus menurun dari tahun ke tahun.

Salah satu faktor utama adalah kerusakan habitat akibat sedimentasi, pencemaran air, dan kebisingan dari aktivitas manusia di sekitar sungai.

Muslik menyoroti aktivitas pertambangan seperti penambangan silika sebagai salah satu sumber tekanan baru terhadap habitat pesut.

Ia menegaskan, meskipun dilakukan dengan izin resmi, kegiatan tersebut tetap harus mematuhi prinsip kehati-hatian dan kelestarian lingkungan.

“Kalau kegiatan penambangan dilakukan tanpa kontrol ketat, risiko kerusakan habitat pesut tak bisa dihindari. Ini satwa yang sangat sensitif terhadap perubahan ekosistem air,” jelasnya.

DKP Kukar telah menetapkan sejumlah kawasan konservasi perairan, namun Muslik menilai langkah ini tidak akan efektif tanpa dukungan lintas sektor, terutama dari instansi yang berwenang dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan.

“Kami butuh sinergi. Pelestarian pesut tidak bisa dilakukan oleh DKP saja. Harus ada keterlibatan semua pihak, dari pusat hingga daerah,” tambahnya.

Muslik juga mengingatkan bahwa populasi pesut merupakan indikator kesehatan lingkungan sungai.

Jika populasinya hilang, hal itu menandakan kerusakan ekosistem yang lebih luas, termasuk dampaknya terhadap sektor perikanan dan sumber air masyarakat.

“Kalau pesut punah, itu pertanda sungai kita sudah tidak sehat. Ini bukan sekadar isu konservasi, tapi juga soal keberlanjutan hidup masyarakat pesisir,” tegasnya.

Ia berharap ke depan, seluruh bentuk pembangunan di sekitar Mahakam mempertimbangkan aspek lingkungan secara serius, dengan melibatkan DKP sejak awal sebagai pihak teknis yang memahami dinamika ekosistem perairan.

“Jangan sampai kita menyesal ketika sudah terlambat. Pesut Mahakam bukan hanya simbol Kukar, tapi tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (adv)

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 187
Previous Post

Banyak Kios Terbengkalai, DPRD Samarinda Percepat Aturan Tata Kelola Pasar

Next Post

Dana BOS hingga Seragam Mahal, DPRD Samarinda Desak Audit Koperasi Sekolah

Zahara

Zahara

Next Post
Dana BOS hingga Seragam Mahal, DPRD Samarinda Desak Audit Koperasi Sekolah

Dana BOS hingga Seragam Mahal, DPRD Samarinda Desak Audit Koperasi Sekolah

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Nestapa Narasi Forest City: Dugaan Aktivitas Jetty Ilegal Menunggu Ketegasan OIKN

Nestapa Narasi Forest City: Dugaan Aktivitas Jetty Ilegal Menunggu Ketegasan OIKN

14 Mei, 2026
Kamaruddin Ingatkan Potensi Tumpang Tindih dalam Raperda Pemanfaatan Jalan Kota

Kamaruddin Ingatkan Potensi Tumpang Tindih dalam Raperda Pemanfaatan Jalan Kota

13 Mei, 2026
Bapemperda DPRD Samarinda Sebut Pembahasan Tiga Raperda Terus Berproses

Bapemperda DPRD Samarinda Sebut Pembahasan Tiga Raperda Terus Berproses

13 Mei, 2026
Dugaan Surat Kaleng Kritik Pelayanan RKAB Minerba Beredar, Singgung Hambatan Investasi dan Penerimaan Negara

Dugaan Surat Kaleng Kritik Pelayanan RKAB Minerba Beredar, Singgung Hambatan Investasi dan Penerimaan Negara

11 Mei, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Nestapa Narasi Forest City: Dugaan Aktivitas Jetty Ilegal Menunggu Ketegasan OIKN

Kamaruddin Ingatkan Potensi Tumpang Tindih dalam Raperda Pemanfaatan Jalan Kota

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.