Suluh Muda Nusantara
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suluh Muda Nusantara
No Result
View All Result
Home Kaltim

Puluhan Ribu Hektare Hutan Hilang, Sarkowi V Zahry Ingatkan Ancaman Bencana Ekologis di Kaltim

Zahara by Zahara
17 Desember, 2025
in Kaltim
0
Puluhan Ribu Hektare Hutan Hilang, Sarkowi V Zahry Ingatkan Ancaman Bencana Ekologis di Kaltim

Foto : Sarkowi V Zahry Anggota Komisi IV DPRD Kaltim

FacebookTwitterWhatsapp

Samarinda — Laju deforestasi di Kalimantan Timur kian menempatkan daerah ini dalam situasi rawan bencana ekologis. Anggota DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, menilai kehilangan tutupan hutan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir telah melampaui ambang kewajaran dan mulai menimbulkan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Merujuk data Global Forest Watch, Kalimantan Timur tercatat kehilangan sekitar 57 ribu hektare tutupan hutandalam beberapa tahun terakhir. Angka tersebut menjadikan Kaltim sebagai salah satu provinsi dengan tingkat kehilangan hutan tertinggi di Indonesia. Sarkowi menilai kondisi ini tidak bisa dilepaskan dari meningkatnya frekuensi banjir di berbagai daerah.

“Ketika hutan hilang dalam skala puluhan ribu hektare, maka fungsi resapan air ikut lenyap. Ini yang kemudian memicu banjir berulang, baik di kawasan hulu maupun hilir,” ujarnya.

Ia menambahkan, sepanjang beberapa tahun terakhir, banjir tidak lagi bersifat musiman semata. Genangan kini kerap terjadi di wilayah permukiman, kawasan perkotaan, hingga jalur transportasi utama, dengan durasi yang semakin panjang dan dampak ekonomi yang kian besar.

Di sisi kebijakan, Sarkowi mengakui pemerintah sebenarnya telah memiliki instrumen pengendalian lingkungan. Mulai dari kewajiban rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), reklamasi pascatambang, hingga program pemulihan hutan melalui skema reboisasi. Namun, ia menilai persoalan utama terletak pada lemahnya pengawasan dan evaluasi hasil di lapangan.

“Kita sering hanya berhenti pada laporan administratif. Padahal rehabilitasi harus diukur secara nyata: berapa luas lahannya, di mana lokasinya, berapa persen tanaman yang benar-benar hidup,” tegasnya.

Menurut Sarkowi, tanpa indikator keberhasilan yang jelas, rehabilitasi berisiko menjadi kegiatan simbolik. Padahal, DAS yang rusak berkontribusi langsung terhadap sedimentasi sungai dan peningkatan debit air saat hujan ekstrem.

Ia juga menyoroti posisi strategis Kalimantan Timur dalam skema pendanaan karbon dan perdagangan jasa lingkungan. Dengan luas kawasan hutan yang masih signifikan, Kaltim berpeluang mengakses pendanaan global untuk mendukung pemulihan lingkungan. Namun peluang itu, menurutnya, hanya bisa dimanfaatkan jika tata kelola dan basis data lingkungan diperkuat.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Pemulihan hutan membutuhkan pembiayaan besar dan jangka panjang. Pendanaan karbon dan kerja sama mitra pembangunan harus dimaksimalkan,” katanya.

Selain pendanaan, Sarkowi menekankan pentingnya keseragaman dan akurasi data. Perbedaan angka deforestasi antar lembaga kerap melemahkan posisi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan maupun melakukan pengawasan terhadap pelaku usaha.

“Kalau datanya kuat dan pengawasannya konsisten, kebijakan lingkungan akan lebih tegas dan tidak mudah dipatahkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, isu deforestasi tidak boleh dipandang sebagai persoalan sektoral semata. Dampaknya menyentuh ketahanan lingkungan, keselamatan warga, hingga keberlanjutan pembangunan daerah.

“Pemulihan hutan bukan pilihan, tapi keharusan. Ini bukan hanya tentang hari ini, tapi tentang masa depan Kalimantan Timur,” tutup Sarkowi.

Print 🖨 PDF 📄
Berita Dilihat: 187
Previous Post

Pansus Pokir Dibentuk, DPRD Kaltim Pastikan RKPD 2027 Tak Lepas dari Aspirasi Rakyat

Next Post

Bantuan Nyata untuk Kelompok Nelayan di Jantur Induk, Baharuddin Demmu Salurkan Puluhan Mesin Ketinting

Zahara

Zahara

Next Post
Bantuan Nyata untuk Kelompok Nelayan di Jantur Induk, Baharuddin Demmu Salurkan Puluhan Mesin Ketinting

Bantuan Nyata untuk Kelompok Nelayan di Jantur Induk, Baharuddin Demmu Salurkan Puluhan Mesin Ketinting

  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

AMKB Siap Kerahkan Kekuatan Penuh Hadang Aplikator yang Langgar Aturan di Kaltim

20 Agustus, 2025
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mahulu Bersitegang, Pembahasan Anggaran Berakhir Ricuh

22 Oktober, 2025
Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

Tambang Ilegal di Kutai Barat: Antara Keuntungan Sesaat dan Ancaman Jangka Panjang

17 Maret, 2025
GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

GMNI Kaltim Mengutuk Kekerasan Terhadap Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Kutai Timur

12 Oktober, 2023
Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Ely Hartati Rasyid Soroti Serapan Tenaga Kerja Pembangunan IKN

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Era Digital, Fraksi PDIP Sarankan Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Media Sosial

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Potret Emir Moeis Temu Kangen dengan Banteng Tua di Balikpapan

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Diguyur Kabar Baik dari India-Eropa, Harga Batu Bara Bangkit

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

6 Juli, 2026
Komisi IV Usulkan Guru Lepas Masuk Skema PJLP agar Gaji Lebih Layak

Komisi IV Usulkan Guru Lepas Masuk Skema PJLP agar Gaji Lebih Layak

6 Juli, 2026
DPRD Kota Samarinda Soroti Dugaan Manipulasi KK pada SPMB, Komisi IV Minta Pengawasan Mutasi Diperketat

DPRD Kota Samarinda Soroti Dugaan Manipulasi KK pada SPMB, Komisi IV Minta Pengawasan Mutasi Diperketat

6 Juli, 2026
Keterbatasan Fiskal, DPRD Samarinda Fokuskan Rehab Ringan Sekolah di 2027

Keterbatasan Fiskal, DPRD Samarinda Fokuskan Rehab Ringan Sekolah di 2027

6 Juli, 2026
Suluh Muda Nusantara

Suluhmudanusantara.com merupakan media daring berbasis di Kalimantan Timur dengan tujuan menjangkau Nusantara hingga Internasional.

Terkini

Keterbatasan Fiskal, Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Fokus Perbaikan Ringan

Komisi IV Usulkan Guru Lepas Masuk Skema PJLP agar Gaji Lebih Layak

Informasi

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Susunan Redaksi

Follow Sosial Media Kami

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kubar
    • Kukar
    • Kutim
    • Mahulu
    • Paser
    • PPU
    • Samarinda
  • Advedtorial
    • DPRD Kaltim
    • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim
    • Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim
    • Diskominfo Kutai Kartanegara
    • Diskominfo Samarinda
    • Diskominfo Kukar
    • DPRD Samarinda
    • Dispora Kaltim
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga

© 2024 Suluh Muda Nusantara - All Right Reserved.